Riduan DPO Dugaan Korupsi Internet Desa Dinas PMD Muba Ditangkap, Kejati Sumsel Dalami Aliran Uang Rp 7 Miliar



Tersangka Riduan saat tiba di Kejati Sumsel usai ditangkap Tim Tabur Kejati Sumsel bersama Tim Gabungan Polda Sumsel. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejati Sumsel bersama Tim Gabungan Jajaran Polda Sumsel (Itwasda, Paminal, Subdit III Tipikor) beserta Tim Intelijen Kejari Musi Banyuasin (Muba) menangkap tersangka Riduan Kasi Keuangan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Muba, yang merupakan DPO dalam perkara dugaan korupsi pembuatan dan pengelolaan jaringan/instalasi komunikasi dan informasi lokal desa pada Dinas PMD tahun 2019-2023 dengan modus dugaan mark-up harga langganan internet untuk sekitar 200 desa di Muba.

Baca Juga :   12 Saksi Telah Diperiksa Kejati Sumsel dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Pasar Cinde Mangkrak

Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumsel, Umaryadi SH MH mengatakan, dengan telah ditangkapnya DPO Riduan maka selanjutnya tersangka dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan di Rutan Pakjo Palembang.

“Sedangkan terkait uang Rp 7 miliar yang diterima oleh tersangka sedang kami dalami untuk aliran uangnya,” tegasnya.

Sementara Asisten Bidang Intelijen (Asintel) Kejati Sumsel, Bambang Panca Wahyudi SH MH mengungkapkan, tersangka Riduan ditangkap saat yang bersangkutan sedang melakukan perjalan dari Musi Banyuasin menuju Sekayu dan Kota Palembang. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Kejati Dalami Pertanggungjawaban Hukum Kontraktor Masjid Sriwijaya







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Kabid dan Kasi PMD Muba Tersangka Dugaan Korupsi Internet Desa Hanyalah Pegawai, K-MAKI: Kadis yang Mestinya Diproses Kejati Sumsel!

Palembang, KoranSN Deputi Komunitas Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (K-MAKI) Sumsel, Ir Feri Kurniawan, Kamis (18/7/2024) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

    error: Content is protected !!