Rifa’i Warning PT Waskita Karya

Plt Bupati OKI (batik biru) bersama perwakilan perusahaan saat meninjau jalan rusak . (foto-maniso/koransn.com)

Kayuagung, KoranSN

Banyaknya kendaraan bermuatan material proyek tol Pematang Panggang-Kayuagung yang melanggar kesepakatan bersama menuai reaksi dari Plt Bupati OKI HM Rifa’i SE. Ia siap bertindak tegas bila ke depan masih terjadi pelanggaran.

Warning atau peringatan ini disampaikan Plt Bupati OKI kemarin di hadapan perwakilan PT Waskita Karya selaku pelaksana proyek tol tersebut usai meninjau kerusakan jalan di perkotaan Kayuagung karena kerap dilintasi truk dan tronton bermuatan material proyek.

“Saya berjanji akan menindak tegas jika peringatan ini tidak diindahkan, saya akan turun ke jalan untuk mengstop truk dan tronton itu. Tolong sampaikan ini kepada pimpinan tertinggi di PT Waskita Karya, jika tidak percaya silahkan kita buktikan,”ujar Rifa’i.

Bahkan kata dia, Rifa’i siap menanggung apapun resiko jika nantinya ia benar benar turun ke jalan menghadang kendaraan perusahaan karena ini tanggungjawab kepada masyarakat. “Terserah orang mau bilang apa jika saya turun ke lapangan menghadang truk dan tronton yang melanggar kesepakatan,”warning dia lagi.

Rencana turun ke jalan ini sambungnya, karena ia tergerak berkat pemberitaan di koran yang menyebutkan perusahaan melanggar kesepakatan. Akibatnya, masyarakat yang menjadi korban karena jalan menjadi macet, berdebu bahkan rusak. Terkini, mobil warga ringsek karena berbenturan dengan truk perusahaan.

“Bahkan saya pernah menjadi korban saat menjemput anak sekolah. Saat itu mobil molen usai mengcor jalan tidak langsung dibersihkan sehingga material coran berhamburan di jalan yang mengenai saya dan pengendara lainnya. Jika ini tetap dibiarkan akan menjadi bom waktu bagi Pemda karena masyarakat akan memprotes ke Pemda,”urainya lagi.

Baca Juga :   Panen Raya, Bupati Askolani Minta Areal Sawah Ditanami Dua Kali

Budi dan Imam perwakilan PT Waskita Karya di hadapan Plt Bupati OKI berjanji akan mentaati kesepakatan bersama yang pernah dilanggarnya selama ini. “Ke depan kami berjanji truk yang melintas tidak akan over kapasitas,”kata mereka.

Mopul selaku Kabid DalOps LLAJ Dishub OKI mengatakan, ia optimis truk dan tronton bermuatan material proyek tol melanggar kesepakatan. “Berat tronton 19 ton, jika memuat material yang melintas selama kami yakin berat totalnya mencapai 50 ton. Padahal kesepakatan bersama harus 25 ton,”beber dia.

Kanit Dyaksa/Lalulintas di Satlantas Polres OKI Ipda Panca juga membenarkan kenyataan di lapangan sering terjadi pelangggaran yang dilakukan PT Waskita Karya. “Pelanggaran itu seperti melintas pada jam jam yang telah disepakati,”katanya. (iso)







Publisher : Imam Ndn

Lihat Juga

Balon Wako Alpian Resmi Menggandeng Safrudin Cawawako Pagaralam

Pagaralam, KoranSN Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pikada) Kota Pagaralam periode 2024-2029, Balon Walikota dan Wakil …

error: Content is protected !!