Rouhani: Permintaan Amerika Untuk Berunding dengan Iran Bohong

Presiden Donald Trump pada Rabu (8/5/2019) memerintahkan sanksi baru terhadap Iran, kali ini menargetkan sektor logam industri. (foto-antaranews)

Teheran, KoranSN

Permintaan Amerika untuk menggelar pembicaraan dengan Iran adalah bohong, kata Presiden Iran Hassan Rouhani, Selasa (23/6/2020) waktu setempat melalui pernyataan yang disiarkan langsung di stasiun TV pemerintah.

“Mereka mengatakan, ‘kami siap untuk berunding’. Mereka mengatakan sesuatu yang aneh. Apa maksudnya ‘kami siap untuk berunding’ ? Siapa yang pergi dari meja perundingan? Siapa yang melanggar meja perundingan? Siapa yang membuat ruang perundingan bergejolak? Itu mereka,” kata Rouhani. “Jadi ini adalah sebuah kebohongan di atas kebohongan setiap hari”.

Baca Juga :   Aktivis Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Ditangkap

Melalui cuitan pada awal Juni, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendesak Iran agar membuat kesepakatan dengan Amerika.

Sejak 2018 saat Trump angkat kaki dari kesepakatan nuklir 2015 Iran dengan enam negara besar dunia, Washington kembali memberlakukan sanksi untuk menekan ekspor minyak Iran sebagai bagian dari kebijakan “tekanan maksimum”.

AS mengaku tujuannya adalah untuk memaksa Teheran agar menyetujui kesepakatan yang lebih luas, yang membatasi kerja nuklir miliknya, dengan membatasi program rudal balistik dan menghentikan perang proksi regional.

Baca Juga :   Trump Merasa Jauh Lebih Baik, Berharap Segera Pulih

Iran sudah lama mengatakan bahwa mereka tidak akan berunding selama sanksi AS masih berlaku. (Antara/Reuters/ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Vietnam Akan Bebaskan Pebisnis Korea Selatan Dari Wajib Karantina

Seoul, KoranSN Vietnam telah menyetujui para pebisnis Korea Selatan untuk datang ke negara itu tanpa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.