RS Siti Fatimah Jadi Rujukan Pengobatan Jantung





Gubernur Sumsel Herman Deru didampingi Prof Dr Ali Ghani SpPD-KKV meninjau fasilitas layanan bedah jantung dan pasang ring di lantai 2 RSUD Sumsel, Siti Fatimah di jalan Kol H Burlian KM 6 Palembang, Selasa (19/11/2019).(Foto-Ferdinand Deffriayansyah/ koran sn)

Palembang, KoranSN

Para pengidap penyakit jantung di Sumsel sekarang ini tidak mesti harus berobat keluar negeri pasalnya di RSUD Siti Fatimah saat ini telah tersedia peralatan canggih berupa Alat Kateterisasi Jantung tercanggih di Indonesia.

Gubernur Sumsel H.Herman Deru pada saat melauncing alat kateterisasi jantung dalam rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 Tahun 2019 tingkat Provinsi Sumsel yang dipusatkan dihalaman RSUD Siti Fatimah Palembang, Selasa (19/11/2019) menyebut, peralatan penyakit jantung yang ada di RSUD Fatimah diharapkan akan menjadi tujuan pasien jantung untuk berobat di Sumsel. Tidak seperti selama ini juga berobat jantung harus keluar Sumsel atau malah keluar negeri.

“Satu lagi paralatan canggih untuk pelayanan di Rumah Sakit Siti Fatimah, alat ini tidak semua rumah sakit di Indonesia memilikinya. Alat ini paling tidak dapat meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit kepada para pengidap penyakit jantung. Saya berharap pasien jantung cukup berobat disini saja, hemat transportasi alat ini tidak kalah canggih dengan rumah sakit besar di luar negeri. Pesan Saya kepada seluruh jajaran, rawat alat ini jaga kepercayaan dari masyarakat,” harapnya.

Baca Juga :   Kejati Segera Panggil Lagi Mantan Direktur Kepatuhan Bank Sumsel Babel Terkait Dugaan Korupsi Kredit Rugikan Negara Rp 13 Miliar Lebih

Sementara itu terkait dengan Peringatakan HKN ke-55 Tahun 2019 dengan tema “Generasi Sehat Sumsel Maju, Indonesia Unggul”, Gubernur H. Herman Deru mengajak seluruh stakeholder dan seluruh pelayan kesehatan bersinergi mulai dari sanitasi hingga penguatan layanan kesehatan dengan mengintegrasikan semua program layanan.

“Tidak cukup hanya Dinkes saja, Saya berharap Palembang kedepan menjadi tujuan wisata kesehatan atau medical tourism. Sinergi dengan semua unsur dalam mencegah sakit,” tuturnya.

Herman Deru menegaskan saat ini maraknya isu stunting dikalangan anak-anak. Namun lanjut dia ada yang paling bahaya jika dibanding dengan stunting fisik, yakni stunting otak, yang disebabkan oleh kurangnya pemenuhan gizi. Untuk itu dia mengingatkan kalangan ibu rumah tangga untuk memberikan asupan makan dan gizi terbaik bagi anak-anaknya.

“Siapa yang paling punya peran terhadap stunting ini, ialah kalangan para ibu. Dominan waktu itu ada di ibu-ibu dalam pengasuhan anak-anak,” tambahnya.

Baca Juga :   Tingkatkan Ukhuwah Islamiah, Ratusan Masyarakat Palembang Gelar Shalat Tasbih dan Dzikir Akbar

Sementara Kepala Dinas Provinsi Sumsel Dra. Lesty Nurainy dalam lamporannya menyebut revitalisasi Posyandu untuk mencegah stunting Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) biasa dikenal dalam bentuk Posyandu, yang menyelenggarakan minimal lima program prioritas yaitu kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, perbaikan gizi, imunisasi, dan penanggulangan diare.

“Di Provinsi Sumsel ada sebanyak 6.559 Posyandu Aktif, dengan jumlah Kader sebanyak 32.700 kader. Pelayanan kesehatan perlu dilakukan penguatan dengan cara meningkatkan akses pelayanan kesehatan dasar yang berkualitas dan meningkatkan akses pelayanan kesehatan rujukan yang berkualitas,” terangnya.

Lesty menyebut Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), hingga Oktober 2019 dari 342 Puskemas Prov Sumatera Selatan , sebanyak 334 Puskemas telah terakreditasi dan sisanya dalam proses akreditasi.

“Akreditasi Rumah Sakit, di tahun 2019 dari 78 Rumah Sakit yang ada di Provinsi Sumsel, 63 Rumah Sakit telah terakreditasi oleh KARS,” tandasnya. (fer)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Atensi Kejagung, Saksi Dugaan Korupsi Kredit Bank Sumsel Babel Segera Dipanggil Lagi

Palembang, KoranSN Dugaan kasus korupsi kredit modal kerja Bank Sumsel Babel tahun 2014 saat ini …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.