Ruas Bakauheni-Palembang JTSS Ditarget Selesai Akhir September 2019

Menteri BUMN Rini Soemarno tiba di gerbang tol Jalan Tol Trans Sumatera ruas Kayuagung-Palembang, Selasa (27/8/2019), pada kegiatan Susur Tol JTSS 2019. (foto-antaaranewss)

Palembang, KoranSN

Ruas Jalan Tol Trans Sumatera, Bakauheni (Lampung)-Palembang (Sumatera Selatan) sejauh 365 kilometer ditargetkan selesai pada akhir September 2019 karena pekerjaan tinggal menyisakan ruas Kayuagung-Palembang sejauh 33 kilometer.

Menteri BUMN Rini Soemarno dijumpai di gerbang tol Kayuagung-Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (27/8/2019), mengatakan, jika sesuai dengan target maka Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan meresmikan ruas tol yang menghubungkan dua provinsi tersebut.

“Nanti rencana Presiden akan susur sendiri tol ini dari Lampung ke Palembang,” kata Rini dalam kegiatan Susur Tol JTSS bersama sejumlah direksi BUMN. Rini beserta rombongan tiba di gerbang tol tersebut pada pukul 18.45 WIB.

Ia mengatakan sangat mengapresiasi pengerjaan ruas tol ini ke dua perusahaan BUMN yakni PT Waskita Karya dan PT Hutama Karya karena beratnya medan yang dihadapi.

Baca Juga :   TNI Tak Mau Tentukan Perairan Khusus Rawan Narkoba

Seperti diketahui, kawasan JTSS khususnya ruas tol Bakauheni-Pematang Panggang-Kayuagung-Palembang merupakan areal berawa.

“Dibutuhkan orang-orang tangguh untuk menyelesaikan tol ini. Belum lagi, rumitnya pembebasan lahannya sejak April 2015. Karena saya tahu benar betapa pemerintahan Jokowi ingin benar-benar mewujudkan tol ini,” kata dia.

Hasilnya, dalam kegiatan Susut Tol ini, Rini menyaksikan sendiri bahwa jalan tol ini sudah hampir selesai dengan standar yang tidak berbeda jauh dengan jalan tol lainnya.

Jalan tol ini diperkirakan akan memangkas waktu tempuh dari biasanya 12 jam menjadi hanya 5-6 jam.

“Jalurnya sudah bagus, tinggal gerbang tolnya. Semoga saja akhir September selesai dan langsung mendapatkan sertifikasi sehingga bisa digunakan masyarakat,” kata dia.

Baca Juga :   Terduga Teroris Bom Pasuruan Sempat Serang Kapolsek

Rini juga tidak mempermasalahkan keinginan dari Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir yang berharap dibuatkan exit tol ke sentra ekonomi lokal.

Menurutnya, hal tersebut sudah menjadi pembahasan di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Sementara itu, Direktur Utama Hutama Karya Bintang Perbowo yang turut serta pada kegiatan tersebut, mengatakan, optimistis target yang ditetapkan Kementerian BUMN itu bakal tercapai.

“Mudah-mudahan cepat diresmikan sehingga angkutan logistik bisa lebih cepat dan berbiaya murah agar perekonomian jauh lebih baik,” kata dia.

Selain ruas Bakauheni-Palembang, Hutama Karya yang dipercayakan membangun 24 ruas tol JTSS juga menargetkan ruas Pekanbaru-Dumai pada November 2019. (antara/awj)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Wapres Terima Laporan Izin Edar GeNose Dari Menristek

Jakarta, KoranSN Wakil Presiden Ma’ruf Amin menerima laporan dari Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.