Rumah Terduga Teroris di Banyuasin Digeledah Polisi dan Dipasang Garis Polisi

Tampak suasana rumah terduga teroris yang terpasang police line. (Foto-Siryanto/Koransn)

Banyuasin, KoranSN

Rumah kediaman AH, salahsatu terduga teroris di komplek Graha Elok persada 4, RT 22 Kenten Laut kelurahan Talang Keramat, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Senin (11/12/2017) di beri police line.

Suasana rumah yang semula berpenghuni, kini tampak sepi dan telah diberi garis polisi, sedangkan warga juga tetap beraktifitas seperti biasa.

“Ya informasinya AH telah tertangkap, kalau rumahnya sepi seperti inilah dan di garis polisi,” ujar salah seorang warga perumahan AU (23).

Informasi yang dihimpun, penangkapan terduga teroris oleh Tim Densus 88 Anti Teror (AT) Mabes Polri di kediaman AH (44) di Kanten Laut komolek Graha Elok Persada 4, RT 22 RW 04 Kelurahan Talang Kramat Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin, membuat tetangga dan warga sekitar terkejut dan tak menyangka, jika ada terduga pelaku teroris di lingkungannya.

Baca Juga :   Kejati Tegaskan Penyidikan Dugaan Korupsi SERASI 2019 di Banyuasin Untuk Ungkap Tersangkanya

Dikatakan, AU (23) penangkapan AH terjadi pada subuh. Saat itu, dirinya terkejut terbangun, lantaran ada suara gaduh, saat bangun orang tuanya bilang ada penggerbekan tersangka terduga teroris.

“Tertangkap atau tidak saya tidak mengetahui, tapi istri dan anaknya di bawa oleh pihak kepolisian dan sekarang juga rumahnya ada garis polisi,” ujar AU.

Masih dikatakan AU, pekerjaan istrinya AH, membuat jajanan kue-kue, lalu di titip di warung-warung.

“Sepengetahuan saya itu kerjaan istrinya, Suaminya tidak ada kerjaan tetap cuma bantu bantu di toko manisan,” ucapnya.

Lanjut AU, anak AH masih kecil masih pada sekolah istrinya baru selesai persalinan beberapa hari yang lalu. Dalam pergaulan di lingkungan itu tidak seperti warga biasanya dan rumahnya dekat dengan masjid.

Baca Juga :   KPK Kasasi Banding Dodi Reza Alex Noerdin

“Ya kalau bergaul seperlunya saja mereka,” imbuhnya.

Ia mengatakan, saat penangkapan, polisi lumayan banyak ada tiga mobil pribadi dan satu mobil patroli. “AH dan keluarganya tinggal mengontrak di situ, kurang lebih 1 tahunan, kalau biasanya istri dan anak perempuannya bercadar pakai baju syar’i, tapi suaminya biasa saja,” jelasnya.

Namun, dari informasi AU, terduga AH telah di pantau sejak lama oleh pihak berwajib. “Mereka polisi memantau sudah dari malam Sabtu, polisi juga sudah koordinasi dengan ketua RT,” pungkasnya.

Seperti diwartakan sebelumnya, warga Kenten Laut Kelurahan Talang Keramat, kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin, Minggu Pagi (10/12/2017), di hebohkan dengan adanya penangkapan terhadap terduga pelaku teroris. (sir)



Publisher : Apriandi

Lihat Juga

KPK Dalami Aliran Uang Suap Gubernur Maluku Utara

Jakarta, KoranSN Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini sedang mendalami aliran uang suap yang diterima …

error: Content is protected !!