Rusli: Selesaikan Prosedur Pemekaran Desa

Asisten I Setda Muba, H Rusli memimpin rapat lanjutan perihal pemekaran Desa Tebing Bulang Timur Kecamatan Sungai Keruh di ruang rapat Randik. (foto/Sumantri)

Sekayu, KoranSN

Asisten I Setda Muba, H Rusli meminta agar prosedur pemekaran desa Tebing Bulang Timur Kecamatan Sungai Keruh segera diselesaikan sesuai presedur dan ketentuan yang ada.

Hal ini diungkapkannya saat memimpin rapat lanjutan membahas pemekaran wilayah Desa Tebing Bulang yang digelar Dinas BPMPD Musi Banyuasin (Muba) dihadiri Camat Sungai Keruh, Kabag Tata Pemerintahan, Kepala Bagian Perbatasan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), bertempat di ruang rapat Randik, Senin (7/3/2017).

Menurut laporan Dinas PMD, pada rapat lanjutan ini prosedur untuk pemekaran Desa Tebing Bulang Timur sudah pada tahap registrasi di tingkat provinsi, kemudian titik wilayah yang akan di mekarkan menyusul juga Desa Toman Kecamatan Babat Toman dan Desa Epil Kecamatan Lais, namun kedua desa tersebut harus melakukan persetujuan perbatasan wilayah terlebih dahulu dengan desa tetangga masing-masing.

Baca Juga :   Pertahankan OKUT Daerah Pertisipasi Pemilu Terbanyak

“Dimintakan kepada Dinas PMD untuk segera mengurus registrasi Desa Tebing Bulang ke tingkat provinsi, jangan berlama-lama karena pembentukan Desa Tebing Bulang ini sudah lewat masa satu tahun, lakukan koordinasi terus-menerus baik melalui surat maupun koordinasi langsung melalui komunikasi dengan pihak pemprov, demikian untuk Desa Toman dan Epil, undang desa tetangga untuk menyepakati peta, setelah itu diusulkan juga ke provinsi,” ujar Rusli.

Sementara Kabag Tapem Setda Muba, Hendra Tris Tomy mengatakan, saat ini tim pemekaran tengah melakukan verifikasi administrasi kelengkapan pemekaran yang diajukan masing-masing desa.

Lanjutnya, untuk pemekaran desa, ada 8 item penting pengajuan persyaratan yang harus ditaati, diantaranya setiap desa harus memiliki penduduk 4000 jiwa atau 800 kepala keluarga. Kemudian, masalah history (sejarah) daerah tersebut yang sudah lama umurnya lima tahun, penggabungan, perubahan, pembentukan, penghapusan, penetapan dan akses desa.

Baca Juga :   Perda Zakat di Muba Mulai Diterapkan, Kantongi Rp 1 Miliar Perbulan dari ASN

“Tapi usulan pemekaran dari calon desa dan kelurahan ini tidak serta merta langsung disetujui oleh Pemprov. Pasalnya, masih diperlukan evaluasi terlebih dahulu apakah dinyatakan layak atau tidak. Meskipun Pemkab Muba sudah menyetujui Usulan pemekaran desa tersebut, namun nantinya akan diserahkan untuk mendapat nomor dari Gubernur yang akan disampaikan kepada Kemendagri. Setelah lolos hasil verifikasi dan setujui, maka akan di buat peraturan Bupati tentang desa dan kelurahan persiapan,” terangnya. (tri)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Tuntaskan Pembangunan Jembatan Ogan IV yang Sempat Mangkrak

Baturaja, KoranSN Komitmen Gubernur Sumsel H Herman Deru untuk menyelesaikan sejumlah proyek fisik yang tak …