Sadis ! Pelajar SD Tewas Dibacok Ibu Kandung

Pelaku pembunuhan di Desa Tanjung Muning Lismawati binti Pakadir  (51)

Muara Enim,SN
Warga desa Tanjung Muning Kecamatan Gunung Megang mendadak gempar, dikarenakan  ada kejadian sadis yang terjadi di desa tersebut. Pelajar kelas 6  SD tewas dengan leher dan bahu penuh luka bacok, mirisnya lagi, dia tewas ditangan ibu kandungnya sendiri.

Kejadiannya, sore kemarin, Sabtu (30/5), sekitar pukul 17.00 wib, warga dusun 1 Desa Tanjung Muning berbondong-bondong berhamburan keluar rumah,  sebagaimana mungkin, ibu kandungnya sendiri, Lismawati binti Pakadir  (51) yang seharusnya mendidik dan membesarkan anaknya sendiri, Eman Wijaya Bin Mat Satiri (12), mirisnya, bocah SD yang masih duduk kelas 6 ini menjadi korban keganasan ibunya tersebut.

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, semalam,  kejadian itu berawal, pada saat korban mau  makan di rumahnya. Lalu, bocah SD ini  mengambil nasi didapur. Karena, tidak ada lauk untuk dimakan, sepontan dia berteriak meminta lauk kepada  ibu nya untuk mencarikan lauk makan. Korban pun marah-marah kepada ibunya.

Baca Juga :   Usai Membunuh Chika, Hadian Bersihkan Darah di Tangan ke Tiang Listrik

Karena tersulut emosi, ibunya sontak  mengambil sebilah  parang lalu membacokannya ke arah leher korban dan bahu  sebanyak 4 kali.  Koban pun langsung tersungkur bersimbah darah dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (tkp). Kejadian ini tercatat dalam Lp/B/33/V/2015/ Sumsel, Res Muara Enim, Sek. Gunung Megang, Tanggal 30  Mei 2015.

Kapolres Muara Enim AKBP Nuryanto melalui Kapolsek Gunung Megang AKP Indra Kusuma didampingi Kasat Reskrim AKP M Khalid Zulkarnain membenarkan salah seorang pelajar SD tewas kena bacok ditangan ibu kandungnya sendiri.

Dijelaskan Kapolsek, pelaku menghabisi nyawa korban dengan sebilah parang dengan cara membacokan kearah leher dan bahu korban sebanyak empat kali kemudian  korban langsung terjatuh kelantai dan  meninggal dunia di tkp .

Baca Juga :   Polisi Kejar Pimpinan Abu Tours Cabang Palembang

Pelaku kata Kapolsek ditangkap petugas di rumahnya tidak lama dari kejadian tersebut tanpa melakukan perlawanan. Di tempat itu juga, turut diamankan barang bukti sebilah parang panjang ukuran sekitar  50 cm, selembar celana pendek warna biru putih.

“Kini pelaku sudah kita amankan untuk di proses lebih lanjut,”pungkas Kapolsek. (yud)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Dokter Jamhari Meninggal Karena Penyakit Jantung

Palembang, KoranSN Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Drs Supriadi MM, Senin (25/1/2021) mengatakan, jika …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.