Sadis! Selain Dibakar Ternyata Mayat di Ogan Ilir Juga Dijerat Kawat

Ilustrasi. (foto-net)

Palembang, KoranSN

Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir, AKP Malik Fahrin, Senin (21/1/2019) mengatakan, mayat perempuan yang ditemukan tewas terbakar di semak-semak yang berlokasi di Jalan Kebun Sawit Dusun IV SP 2 Desa Sungai Rambutan Kecamatan Indralaya Utara ternyata juga terdapat jeratan kawat di leher korban.

Menurutnya, dari itulah korban tewas karena dibunuh pelaku dengan cara dijerat lalu dibakar di atas kasur spring bed.

“Jadi, untuk perkembangan pemeriksaan terkait penemuan jenazah yang tewas dibakar. Kami menemukan tali kawat masih melingkar di leher jenazah tersebut, artinya korban sebelumnya dijerat oleh pelaku, setelah itu barulah korban dibakar,” ungkap Kasat saat ditemui usai mengikuti rapat di Mapolda Sumsel.

Masih dikatakannya, sedangkan terkait kondisi korban apakah masih hidup atau sudah tewas saat dibakar pelaku di atas kasur spring bed, hal itu masih dalam penyelidikan. Selain itu pihaknya juga masih menunggu hasil pemeriksaan jenazah yang masih dilakukan oleh dokter forensik.

“Sedangkan identitas korban sampai saat ini belum diketahui alias Mrs X. Dari itu kami belum tahu apakah korban merupakan warga Ogan Ilir atau bukan. Sementara untuk TKP penemuan mayat tersebut, apakah korban dibunuh di lokasi kejadian atau TKP itu hanya tempat pembungan jenazah saja, itu juga masih kami selidiki,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan Kasat, jika awal mula penemuan jenazah korban tersebut diketahui pihak kepolisian berdasarkan informasi dari masyarakat yang saat itu melihat adanya mayat terbakar di semak-semak.

“Dari informasi inilah lalu polisi mendatangi TKP. Setiba di lokasi, jenazah korban sudah hangus terbakar dalam kondisi tengkurap dan sulit dikenali. Selanjutnya jenazah korban dievakuasi ke rumah sakit, dan kami melakukan olah TKP serta memeriksa sejumlah saksi,” ungkapnya.

Baca Juga :   Palsukan Identitas Koko Ditangkap Polisi

Dijelaskan Kasat, hasil dari pemeriksaan saksi-saksi tersebut diketahui jika jenazah korban pertama kali ditemukan oleh warga bernama Tugino yang saat itu saksi bersama anaknya sedang mengembala kambing.

“Usai menemukan jenazah korban lalu saksi memfoto mayat itu menggunakan handphone. Setelah itu keduanya menuju rumah Kadus untuk memberitahu penemuan jenazah korban. Kemudian, Kadus bersama kedua saksi melapor ke Kades dan pihak kepolisian,” jelasnya.

Lanjut Kasat, sedangkan dari keterangan Kadus dan Kades Sungai Rambutan Indralaya Utara, sampai saat ini tidak ada warga mereka yang hilang.

Dari itulah pihaknya menghimbau jika ada masyarakat yang kehilangan keluarga dapat mengecek langsung ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

“Jenazah korban saat ini sudah di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang guna dilakukan pemeriksaan visum dan otopsi. Untuk itulah jika ada warga yang kehilangan keluarga bisa mengecek ke rumah sakit. Sedangkan terkait pemeriksaan DNA, nanti akan dilakukan setelah ada warga yang mengaku sebagai keluarga dari korban,” tutup Kasat.

Sementara Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, Kompol dr Wahono Edhi Prastowo saat dikonfirmasi membenarkan, jika jenazah korban yang ditemukan tewas terbakar di Indralaya Utara kini telah berada di rumah sakit guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Jenazah tersebut masih dalam pemeriksaan, sementara untuk identitas korban belum diketahui,” ucapnya singkat.
Diberitakan sebelumnya, warga Desa Sungai Rambutan Kecamatan Indralaya Utara, Minggu (20/1/2019) dihebohkan penemuan mayat wanita misterius yang belum diketahui identitasnya di halaman kawasan UPT II Kota Terpadu Mandiri (KTM) Rambutan. Saat ditemukan, jenazah korban hangus terbakar di atas kasur spring bed yang tampak juga usai dibakar.

Baca Juga :   Dijanjikan Anak Jadi Karyawan BUMN, PNS di Prabumulih Malah Tertipu

Pihak kepolisian yang mendapati informasi tersebut langsung mendatangi lokasi penemuan jenazah tersebut. Setelah itu tim identifikasi Polres OI langsung membawa mayat korban yang hangus terbakar ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang guna dilakukan visum.

Kapolsek Indralaya, AKP Bambang Julianto SH mengatakan, jika sesosok mayat tersebut berjenis kelamin perempuan. Sebab dari hasil olah TKP dan penyelidikkan ditemukan sebuah properti berupa antingan, serta kepala ikat pinggang yang biasa dikenakan oleh seorang perempuan.

“Mayat tersebut berjenis kelamin perempuan. Namun identitas belum diketahui, dan diduga mayat itu berusia17 – 20 tahun. Dari keterangan seorang saksi di sekitaran TKP, katanya melihat mobil jenis truk melintas, Minggu dinihari (20/1/2019) pukul 02.00 WIB. Namun saksi tidak begitu mengetahui identitas jenis truk beserta nomor platnya. Untuk itulah keterangan saksi ini masih kita dalami,” tandas Kapolsek. (ded/man)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Panggil Dua Saksi Kasus Suap Pengadaan Bansos di Jabodetabek

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (19/1) memanggil dua saksi dalam penyidikan kasus suap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.