Sakit, Jemaah Haji Lubuklinggau Meninggal di Mekkah







Almahum H.Saidi Mat Jahri bersama putrinya Hj.Rusmini saat di Tanah Suci Mekah. (Foto-Istimewa)

Lubuklinggau, KoranSN

Kabar duka datang dari tanah suci Mekkah. Salah seorang jemaah haji asal Kota Lubuklinggau atas nama H Saidi Mat Jahri (78), dikabarkan meninggal dunia di RSAS Mina, Rabu siang (29/8/2018) waktu setempat.

Kabar meninggalnya H Saidi Mat Jahri yang merupakan pria kelahiran Desa Sukaraja Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) ini, dibenarkan oleh menantu almarhum yakni H Iwan Ofian (49) saat Suara Nusantara bersama awak media lainnya melayat kekediamannnya dikawasan RT 01 Kelurahan Watervang Kecamatan Lubuklinggau Timur I Kota Lubuklinggau, Kamis siang (30/8/2018).

“Ya, memang benar, orang tua kami meninggal di tanah suci Mekkah kerena sakit,“ ujar Iwan juga suami Hj Rusmini (anak alm. H Saidi/red) itu sembari menjelaskan, kabar duka meninggalnya mertuanya, ia dihubungi dokter kloter embarkasi Palembang karena almarhum tergabung dalam kloter satu embarkasi Palembang.

Lebih lanjut dijelaskan, H Iwan Ofian bersama istri Hj Rusmini (47) dan mertuanya alm.Hj.Saidi menuaikan rukun Islam kelima ke Baitullah Mekkah itu dan sudah pulang duluan ke Lubuklinggau bersama sang istri, Hj.Rusmini pada Selasa (28/8/2018).

Sedangkan mertuanya, H.Saidi terpaksa tetap tinggal di tanah suci Mekkah, tak bisa berbarangan pulang ke tanah air masih dirawat di rumah sakit.

Diceritakan H Iwan, almarhum H Saidi awalnya dalam kondisi sehat wal afiat, bahkan pada saat Hari Raya Idul Adha masih sempat memberi kabar kepada keluarga di Lubuklinggau.

“Sehat wal afiat bahkan sempat menghubungi keluarga ( anak-anak ) yang ada di Linggau dan di dusun,“ ujar Iwan.

Baca Juga :   Gambo Muba Jadi Sorotan di Indonesia Fashion Week

Bahkan sambungnya, saat menunaikan sholat magrib pada rakaat pertama masih sempat tegak, namun pada rakaat ke dua sudah mulai melemah, tapi tetap melaksanakan sholat sambil duduk dan puncaknya pada rakaat ke tiga tak mampu lagi bangkit.

Mengetahui kondisi tersebut, memanggil dokter kloter dan akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit. “Kami keluarga sudah ikhlas, ini sudah kehendak Allah SWT. Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih kepada segenap pengurus KBIH Lubuklinggau-Musirawas. Dan memohon maaf apabila dalam pelaksanaan manasik dan dalam perjalanan haji, ada kesalahan dan kekhilafan almarhum sekeluarga,” ungkapnya.

“Sebagaimana lazim dilakukan umat Islam, kita keluarga baik yang ada di Lubuklinggau maupun di dusun akan mengadakan yasinan, tahlil dan doa yang semuanya ditujukan kepada almarhum,“ tutupnya. (rif)







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Pj Bupati: Pembangunan Jembatan EPD Didanai APBD Sumsel

Muara Enim, KoranSN Pj Bupati Muara Enim Dr H Ahmad Rizali MA memastikan penyelesaian proyek …

error: Content is protected !!