Salahi Izin Operasional Hotel Denata di Sidak

Ketua Komisi III DPRD Kota Palembang, Firmansyah Hadi (Kemeja Putih) didampingi dinas terkait saat melakukan sidak di Hotel Denata. (foto-reigan/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Ketua Komisi III didampingi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang beserta jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) perwakilan Instansi terkait seperti, Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Camat Ilit Timur I beserta pihak kepolisian melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) terhadap Hotel Denata yang bertempat di Jalan Eka Bakti Sekip Pangkal Kecamatan IT I, Senin (3/7/2017) karena perizinan operasionalnya dinilai menyalahi aturan.

Ketua Komisi III DPRD Kota Palembang, Firmansyah Hadi mengatakan, hotel ini dinilai sudah menyalahi aturan karena perizinannya tidak sesuai. Seharusnya ini berbentuk kos – kosan namun disulap menjadi hotel.

“Ini jelas salah peruntukan, perizinannya untuk kos kosan. Namun, dalam perjalannya setalah kita cek kelapangan bukan kosan melaikan hotel. Perizinannya harus segera di revisi,” ungkap Firmansyah Hadi,

Baca Juga :   “Digital Night” Bank Sumsel Babel Meriah

Ia melanjutkan, setelah pihaknya melihat dan mendengar penjelasan dari pemilik hotel. Bangunan ini murni hotel bukan kosan, ada 25 kamar dan dua ruangan karoke yang disediakan. Namun, terkait perizinannya yang menyalahi aturan.

“Kita memberikan tenggat waktu selama tiga bulan untuk memperbaiki perizinan. Perizinan – perizinan yang salah perlu kita tidak, hal ini perlu dilakukan untuk meningkatkan PAD kota Palembang. Namun, yang pasti sesuai janji pemilik hotel, ruang karoke akan ditutup,” terang Bakal Calon Walikota Palembang ini.

Sementara, Owner Hotel Denata, Alex mengatakan, sidak yang dilakukan komisi III ini bersifat baik untuk kemajuan hotel Denata sendiri. Dengan sidak yang dilakukan tersebut bisa mengetahui kendala apa yang dihadapi management dalam melakukan perizinan.

“Selama ini, urusan perizinan yang kita lakukan itu sangat lama. Kemarin izin yang kami lakukan memakan waktu satu tahun empat bulan, untuk itu kami meminta waktu untuk mengurus kembali perizinannya,” jelasnya.

Baca Juga :   2 PDP Baru Diisolasi di Rumah Sakit, 801 Warga Sumsel Dipantau

Dikatakan Alex, dirinya tidak mempermasalahkan ditutupnya ruang karaoke, semoga dengan sidak ini bisa mengetahui permasalahan apa yang dihadapi management.

“Mengenai hambatan yang selama ini dialami, kami sangat butuh dukungan dan dorongan dari pihak DPRD hingga kami dapat melengkapi berkas apa saja yang menjadi permasalahan. Kami akui ada kesalahan dan akan segera kami perbaiki,” tandasnya. (rgn)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Herman Deru Ajak Jemaah Masjid Asy-Syakirin Sukseskan Program Vaksinasi Covid

Palembang, KoranSN Gubernur Sumsel, H Herman Deru meminta masyarakat untuk ikut dalam vaksinasi virus Covid-19 …