Sampah Berserakan di TPS Samping UMP Timbulkan Aroma Tak Sedap

Tampak sampah yang berserakan di TPS samping UMP yang aromanya dikeluhkan warga dan pengendara. (Foto-Deni/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Tingginya volume sampah yang setiap hari di buang warga di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang berlokasi di Jalan A Yani, tak jauh dari Universitas Muhammadiyah Palembang menjadikan berserakannya sampah dilokasi tersebut.

Bahkan terkadang sampah di TPS tersebut menjalar kepinggiran ruas jalan protokol.

Kondisi ini tentunya menjadi pemandangan tak menyedapkan bagi warga disekitaran TPS. Bukan hanya aroma tak sedap yang ditimbulkan, berserakannya sampah yang hampir memasuki jalanan protokol ini juga terkadang mengakibatkan arus lalulintas di lokasi menjadi terhambat.

Penelusuran Suara Nusantara, Selasa sore (6/11/2018) dilokasi, akibat berserakannya sampah menyebabkan kendaran yang melintas didepan TPS menjadi merayap karena sampah nyaris memasuki ruas jalan protokol.

“Setiap kali melintas di dekat TPS ini, saya pasti tahan nafas meskipun sudah menggunakan masker, karena tidak tahan dengan aromanya,” jelas Anto, pengendara sepeda motor yang tengah melintasi jalanan depan TPS.

Baca Juga :   Paparkan Kesiapan Asian Games, Alex Noerdin Minta Jangan Ragukan Palembang

Ia mengharapkan, TPS ini seharus dibesarkan lagi atau dipindahkan ke tempat lain yang tidak mengganggu arus lalulintas.

Dikatakannya, selain mengganggu keindahan dan menimbulkan aroma tidak sedap, ditambah dengan turun hujan, sampah berada di TPS harus bercampus dengan genakan banjir.

“Pemerintah harus memberikan solusi terhadap TPS yang tepat berada di pinggiran jalan utama ini. Tentu kita tidak ingin Kota kita dianggap kotor oleh tamu yang tadang ke Palembang,” terangnya lagi.

Warga lainnya, Imam menerangkan, tumpukan sampah hingga kepinggiran jalan, tidak hanya berada di TPS. Namun, saat sore hingga malam hari, tumpukan sampah juga banyak menumpuk di pinggiran jalan Ahmad Yani ini.

“Tumpukan sampah juga banyak dipinggiran Ahmad Yani ini, tidak hanya di TPS tetapi juga menumpuk dipinggir-pinggir jalan utama. Untuk itu kita mengharapkan pemerintah memindah TPS, misalnya lokasinya dipindahkan di pinggiran perkampungan dan jangan dipinggir jalan seperti ini,” katanya.

Baca Juga :   Pencairan Gaji ke-13 Tertunda

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Palembang, Faizal Ar mengatakan, untuk sampah di TPS pihaknya sudah rutin mengangkut sampah pada jam operasional, baik pagi hari, sore hingga malam hari.

“Namun memang keberadaan TPS dipinggir jalan utama ini, karena memudahkan jangkauan truk pengangkut sampah. Sesuai Perda juga mobil pengkut sampah hanya mengangkut di TPS, kalau sampah yang berada dalam lorong, sudah menjadi tugas pihak kelurahan,” tutupnya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

TP PKK Sumsel Sinergikan Program Kerja Tahun 2021

Palembang, KoranSN Meskipun pandemi Covid-19 masih terjadi dan mempengaruhi seluruh lini kehidupan, tak terkecuali kegiatan …