Sampah di Palembang Menyebar ke Jalan Protokol









Tumpukan sampah yang berada di TPS menyebar hingga ke jalan protokol. (foto-reigan/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di beberapa titik Jalan A Yani kawasan Seberang Ulu nampaknya sudah tidak bisa menampung tingginya volume sampah rumah tangga yang dihasilkan masyarakat.

Pantauan Suara Nusantara, meskipun rutin diangkut petugas pasukan kuning pada jam tertentu, akan tetapi masih tetap tidak bisa mengurangi banyaknya tumpukan sampah di TPS tersebut, sehingga menyebar ke pinggiran ruas jalan protokol.

Keadaan ini diperparah letak TPS berada di pinggiran jalan protokol, aroma tidak sedap yang ditimbulkanpun tak bisa terelakan. Kendaran yang melintas juga menjadi merayap, dikarenakan sampah berserakan hingga ke jalan. Belum lagi, alat berat digerakan lantaran adanya perbaikan saluran di sekitar TPS.

“Setiap kali melintas di dekat TPS ini, saya pasti tahan nafas meskipun sudah menggunakan masker, karena tidak tahan dengan aromanya,” ungkap Jihan warga Jalan A. Yani, Minggu (26/11/2017).

Menurut Jihan, seharusnya TPS yang ada dipinggir jalan utama, sudah waktunya untuk dipindahkan, mengingat Kota Palembang akan menggelar Asian Games.

Dikatakannya, selain mengganggu keindahan dan menimbulkan aroma tidak sedap, ditambah dengan turun hujan, sampah di TPS bercampus dengan genakan banjir. “Pemerintah harus memberikan solusi terhadap TPS di pinggiran jalan utama ini. Tentu, kita tidak ingin kota kita dianggap kotor oleh tamu yang tadang ke Palembang,” jelas salah satu mahasiswa di perguruan swasta ini.

Hal senada dilontarkan, Rizky warga A Yani Lorong Gotong Royong, bahwa disepanjang Jalan A Yani ini memang banyak TPS di pinggiran jalan utama dan itu sangat menggu pemandangan. Dikatakannya, tumpukan sampah itu, saat sore hingga malam hari juga menumpuk di pinggiran jalan.

Baca Juga :   Tim Khusus Buru Para Pelaku Begal di Sumsel

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Palembang, Faizal Ar mengatakan, untuk sampah di TPS pihaknya rutin mengangkut sampah pada jam operasional baik pagi hari, sore hingga malam hari. Hal ini dilakukan guna menjaga kebersihan Kota Palembang. Jadi, tugas pasukan kuning terus dimaksimalkan.

Akan tetapi keberadaan TPS di pinggir jalan utama guna memudahkan jangkauan truk pengangkut sampah. Sesuai Perda juga mobil pengkut sampah hanya mengangkut di TPS, kalau sampah di dalam gang, sudah menjadi tugas kelurahan. “Untuk memindahkan TPS di pinggiran jalan utama itu, kita terkendala lahan. Jadi, untuk mengurangi sampah kita maksimalkan tenaga dari pasukan kuning,” pungkasnya. (rgn)











Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Momen Lebaran, Pengunjung di Lapas/Rutan/LPKA Sumsel Capai 50.000 Orang

Palembang, KoranSN Sebanyak 50.000 lebih pengunjung antusias bertemu keluarga mereka yang ada di Lembaga Pemasyarakatan …

error: Content is protected !!