Sebar Personel Brimob di 57 lokasi Rawan Kriminalitas

 

brimob

 

 

 

Palembang, SN

Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Iza Fadri kemarin mengungkapkan, personel Brimob akan disebar Polda Sumsel di 57 titik rawan kriminalitas di jalur mudik di Sumsel.
Menurut Kapolda, hasil pemetaan dan infentarisir yang telah dilakukan diketahui sepanjang jalur mudik yang akan dilalui pemudik terdapat 57 titik rawan kriminalitas. Dari itulah, selain di lokasi ditempatkan pos pengamanan dan pos pemantau, personel Brimob diterjunkan ke lokasi yang rawan tersebut. Bahkan, Reserse Brimob (Resmob) Polda Sumsel juga diturunkan dan akan melakukan patroli secara tertutup.
“Lokasi tersebut dikatakan rawan kriminalitas karena banyak laporan masyarakat kerap terjadi aksi kejahatan seperti penodongan, curas dan curanmor. Untuk itulah, guna mengantiasipasinya di sepanjang jalur yang rawan akan dilakukan patroli oleh Brimob. Jika di lapangan nantinya didapati tindak pidana, setiap personel tahu apa yang akan dilakukan yakni memberikan tindakan tegas sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” tegasnya.

Baca Juga :   Gandus Dicanangkan Jadi Pusat Kawasan Industri

Masih dikatakan Kapolda, selain titik rawan kriminalitas di jalur mudik juga terdapat 80 lokasi rawan macet. Dimana kemacetan kendaraan terjadi diakibatkan pasar tumpah, serta jalan yang sempit.

“Untuk itulah dilokasi kita menempatkan personel Sat Lantas yang akan mengatur arus lalulintas. Apabila terjadi kemacetan maka arus lalulintas akan di urai,” ujarnya.

Dilanjutkan Kapolda, sedangkan untuk lokasi rawan kecelakaan hasil pemetaan yang telah dilakukan di Sumsel terdapat 36 titik, sementara lokasi rawan longsor terdapat 14 lokasi.

Baca Juga :   Progres Renovasi Bandara 3 Persen

“Dari itulah untuk mengantisipasi hal yang tak dinginkan terjadi Polda Sumsel menurunkan 2/3 kekuatan. Polri bersama instansi terkait secara bersama-sama melakukan pengamanan mudik lebaran tahun ini dengan sandi operasi ketupat. Bahkan disepanjang jalur mudik telah disiagakan 57 pos pengamanan, 27 pos pelayanan dan 3 pos pemantau. Untuk di pos pelayanan disiagakan mobil derek untuk menarik apabila ada kendaraan yang mogok,” pungkasnya. (ded)

 

 

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Ngopi Cow di Kedai PWI, Tantangan Pilkada di Tengah  Covid Makin Berat

Palembang, KoranSN Tantangan Pilkada 9 Desember 2020 yang juga bakal digelar di tujuh kabupaten di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.