Sebelum Ditemukan Tewas, Rasyid Sempat Titip Sertifikat Rumah



Haropi kakak kandung korban Ir M Rasyid. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Haropi (62), warga Muara Dua yang merupakan kakak kandung korban Ir M Rasyid (56), PNS di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang yang ditemukan tewas, Minggu (4/3/2018) pukul 09.30 WIB mengaku, jika sebelum ditemukan tewas korban sempat menitip sertifikat rumah kepadanya.

Diungkapkannya, jika pada bulan Februari 2018 korban menitipkan sertifikat rumah kepadanya.

“Saya tanya mengapa menitipkan sertifikat rumah kepada saya, saat itu korban mengatakan, katanya ‘mau ke tempat adik di Belitung sekalian buat jaga-jaga siapa tahu akan meninggal dunia, mengingat usia sudah lanjut usia’. Baru sekarang saya sadar jika perkataan itu ternyata pesan terakhir Almarhum kepada saya,” terangnya.

Masih dikatakannya, semasa hidup korban memiliki sifat pendiam dan menutup diri. Bahkan korban belum pernah menikah hingga korban tinggal seorang diri di dalam rumah tersebut.

“Kami 7 beradik, Almarhum tinggal sendirian di sini. Sementara saya dan keluarga lainnya tinggal di luar kota. Sepengetahuan kami, korban selama ini tidak ada masalah dan tidak memiliki musuh,” ungkapnya.

Kepala SPKT Polresta Palembang, Ipda Ridwansyah mengatakan, korban tewas diduga dibunuh, sebab dari olah TKP di lokasi kejadian didapati tabung gas LPG 3 Kg yang di tabungnya terdapat bercak darah. Selain itu satu unit sepeda motor dan handphone (HP) milik korban di dalam rumah hilang dibawa oleh pelaku.

Baca Juga :   Warga Gandus Tewas Gantung Diri

“Bukan hanya itu, leher korban juga terjerat selimut. Dari itu diduga korban Ir M Rasyid ini tewas dibunuh oleh pelaku pencurian dan kekerasan.

Apalagi dari pemeriksaan diketahui jika pintu samping rumah korban kuncinya telah terbuka,” tandasnya. (ded)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Diduga Korsleting Listrik, Dua Rumah dan Bedeng Terbakar

Palembang, KoranSN Diduga korsleting listrik, dua unit rumah dan dua bedeng semi permanen ludes terbakar …

error: Content is protected !!