Sedang Tidur, Rumah Dilalap ‘Si Jago Merah’





Tampak suasana rumah saat kebakaran. (foto-istimewa)

Muratara, KoranSN

Diduga korsleting listrik, rumah milik Basri, warga Desa Sukaraja, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Selasa (19/6/2018) sekitar pukul 2.30 WIB ludes dilalap ‘si jago merah’.

Kebakaran ini terjadi saat pemilik rumah sedang tidur nyenyak. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, sebab satu keluarga langsung mengetahui dan menyelamatkan diri. Sedangkan harta bendanya tidak bisa diselamatkan yang ditaksirkan kerugian sekitar ratusan.

Masyarakat sekitar langsung membantu memadamkan api dengan alat seadanya, walaupun api sempat merambat ke rumah tetangga lainnya.

Basri menceritakan, api tersebut berawal dari konsleting listrik, dan saat kejadian tersebut dirinya beserta keluarga masih terlelap tidur.

“Api berasal dari konsleting listrik diantara pintu mau ke dapur. Saat itu kami sedang tidur dan terbangun karena kepanasan yang di sebabkan api mulai membesar. Kemudian kami berlari dan berteriak minta tolong,” ceritanya.

Dalam musibah tersebut tidak ada korban jiwa, hanya korban merugi materil yang ditaksir hingga ratusan juta rupiah.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Selain rumah dan isinya yang terbakar, uang tabungan milik kami untuk anak sekolah yang berkisar Rp 30 juta juga ikut terbakar karena tidak ada yang sempat diselamatkan,” ujarnya.

Sementara Kepala Desa (Kades) Sukaraja, Hendri membenarkan, adanya musibah kebakaran di desanya yang terjadi malam hari hingga menimbulkan kepanikan warga saat mendengar bunyi kentongan bertanda ada sesuatu terjadi.

“Saat kejadian memang orang-orang lagi tidur semua, lalu terdengar suara kentongan yang merupakan panggilan untuk warga karena sesuatu sedang terjadi. Melihat kobaran api yang mulai membesar, warga mencoba memadamkan dengan cara manual, sehingga sekitar jam 5.30 WIB api padam yang meyisahkan puing-puing sisa kebakaran,” katanya.

Baca Juga :   Pencuri Dibekuk Saat Hendak Jual Hasil Kejahatan

Selain rumah milik Basri, ada juga rumah tetangga milik ibu Mareni yang juga terkena lalapan api sehingga sebagian rumah ikut ludes terbakar.

Kades juga mempertanyakan kamana anggota Pemadam Kebakaran (Damkar) karena Damkar tidak kunjung datang sampai api yang membakar rumah korban padam. Padahal, sudah dihubungi melalui via telpon saat kebakaraan terjadi.

“Saat kejadian kami sudah menghubungi Damkar, malahan pihak Damkar sudah menelpon balik. Tapi tidak tahu yang bertugas memadamkan kebakaran tidak hadir,” pungkasnya. (snd)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Puluhan Kios dan Ratusan Los Pasar Karang Kobar Banjarnegara Terbakar

Banjarnegara, KoranSN Bencana kebakaran terjadi di salah satu pasar terbesar di wilayah Kecamatan Karang Kobar,m …

error: Content is protected !!