Sekat Kanal Lahan Gambut untuk Antisipasi Karhutla

Meninjau – Plt Bupati OI dan Kapolda Sumsel saat meninjau lokasi simulasi pembuatan sekat kanal. (foto-herman/koransn.com)

Indralaya, KoranSN

Guna mengantisipasi terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang biasa terjadi pada musim kemarau dan dapat  menimbulkan bencana kabut asap tebal di Kabupaten Ogan Ilir (OI), Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Agung Budi Maryoto dan jajaran bersama Plt Bupati OI HM Ilyas Panji Alam meninjau lokasi simulasi pembuatan sekat kanal di lahan gambut kering Desa Sungai Rambutan Indralaya Utara Kabupaten OI, Rabu (19/4/2017).

Dalam kesempatan itu, Kapolda Sumsel mengatakan, dipilihnya lokasi Desa Sungai Rambutan Inderalaya Utara sebagai tempat pembuatan kanal, karena berdasarkan pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya, wilayah Sungai Rambutan Inderalaya Utara sangat rawan terjadinya bencana Karhutla, mengingat lokasi tersebut masih banyak lahan gambut kering yang mudah terbakar.

“Dari 17 kabupaten/kota di Sumsel, setidaknya ada 10 daerah yang rawan terjadinya Karhutla, salah satunya ya, di Kabupaten Ogan Ilir, khusus di Kabupaten OI ada 6 titik yang rawan. Oleh karena itu, seperti yang kita lakukan saat ini, di Desa Sungai Rambutan Ogan Ilir, mumpung lagi hujan dan ada airnya. Jadi, kita sekat kanalnya. Sehingga, lahan yang terjadinya kering menjadi basah,” ujar Irjen Pol Agung Budi Maryoto.

Baca Juga :   Sekda OKI Berbagi Tips Sembuh dari Covid-19

Dijelaskan Agung, dengan telah tersedianya sekat kanal tersebut, ia berharap bencana Karhutla pada tahun ini, tidak terjadi lagi seperti dua tahun silam.

“Dengan adanya kenal, tentu mempermudah untuk melakukan pemadaman apabila lahan gambut tersebut terbakar. Ya, mudah-mudahan di wilayah Sumsel pada tahun ini, tidak lagi terjadi kebakaran hutan dan lahan. Karena prinsipnya, gambut kalau ada air tidak akan terbakar,” ujar Agung.

Sementara itu, Plt Bupati OI HM Ilyas Panji Alam mengatakan, ada dua Kecamatan yang dibuat sekat kanal, antara lain Kecamatan Inderalaya Utara dan Kecamatan Pemulutan. Dipilihnya dua Kecamatan tersebut, karena pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya, dua Kecamatan di Kabupaten OI inilah yang sangat rawan terjadinya Kathutla.

Baca Juga :   Nopran Marjani Kunjungi Masyarakat Kota Agung Lahat

“Saya rasa, pembuatan sekat kanal ini cukup efektif untuk mengatasi Karhutla. Seperti halnya di Provinsi Riau juga dilakukan demikian. Dengan adanya kanal, apabila terjadinya Karhutla, tentu akan memudahkan untuk melakukan pemadaman api. Karena ada airnya,” ujar Ilyas. Jika bermanfaat kanal tersebut akan dipermanenkan.

Ditambahkan Ilyas, selain menyediakan kanal, pihaknya juga membentuk Desa Tanggap Darurat Karhutal dan kegiatan-patroli yang melibatkan unsur Tagana, BPBD, TNI dan Polres OI. (man)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Kompol Yusuf ke Polda, Kabag Sumba Dijabat Kompol Didi Setiadi

Kayuagung, KoranSN Kabag Sumda Polres OKI Kompol Yusuf dimutasi ke Polda Sumsel, posisinya digantikan Kompol …