Sekda Nasrun : Dana Sertifikasi Segera Dibayar

Sekda Perintahkan Disdik bayar Sertifikasi Guru. (foto-robby/koransn.com)

Lahat, KoranSN

Setelah sebelumnya beberapa perwakilan guru yang ada di Lahat menyampaikan keluhan, baik tertulis atau secara langsung dengan tujuan ke Pemkab Lahat, dalam hal ini bupati dan atau ke sekda, atau juga ke pihak DPRD, nampaknya masalah pembayaran sertifikasi kalangan guru bakal menemui titik terang. Hal ini seperti dikemukaka.

Terkait dengan dana sertifikasi yang belum dibayar Sekda Lahat, H Nasrun Aswari SE MM memerintahkan agar dana sertifikasi kalangan guru untuk segera dibayarkan secara lunas. Perintah pembayaran tersebut sesuai dengan instruksi Bupati Lahat agar dana sertifikasi triwulan IV tahun 2016 segera dibayar. “Tidak ada alasan untuk tidak bayar, karena itu kewajiban Pemkab Lahat,” tegas Nasrun.

Keterlambatan pembayaran dana sertifikasi menurutnya, disebabkan keterlambatan transfer dari pusat yang tertunda alias terlambat. Karena dana sertifikasi bersumber dari APBN.

Baca Juga :   Bayung Lencir Bakal Jadi Kawasan Industri Hijau

“Bukan seperti diisukan, dana sengaja ditahan, dialokasikan ke pos lain atau bahkan lainnya. Sekali lagi kami tegaskan hal itu tidaklah benar. Jika memang dalam waktu dekat transfer dana dari pusat masuk ke rekening Pemkab, sertifikasi segera dibayarkan,” beber Nasrun lagi.

Terpisah sebelumnya, Ketua LBH Lahat, Bakrun Satia Darma SH yang juga merupakan penasihat hukum guru-guru se-Kabupaten Lahat meminta agar Bupati Lahat atau melalui jajaran terkait lainnya untuk segera mencairkan lunas sertifikasi guru. Karena dana sertifikasi adalah mutlak hak bagi kalangan guru, sesuai program pemerintah dan masih diberlakukan, mengingat juga kepentingan para guru saat ini sudah semakin mendesak, apalagi dana itu adalah anggaran tahun 2016.

“Jika memang bisa, kami sangat menyarankan kiranya urusan sertifikasi bisa segera diselesaikan, karena memang merupakan hak mutlak kalangan guru sesuai program pusat dan belum dicabut,” tegasnya.

Baca Juga :   Syahril: PNS Harus Siap Hadapi Rasionalisasi Pegawai

Sebelumnya, disampaikan Koordinator Forum Guru Lahat (FGL), Ahmad Hamidi SPd MM yang sempat mendatangi kantor DPRD guna mempertanyakan hal ini  membenarkan bahwa sesuai aspirasi dari guru-guru se-Kabupaten Lahat, tentang kejelasan sisa tunjangan profesi guru yang belum dibayarkan.

“Kami hanya memfasilitasi dari kawan-kawan guru. Karena itu Forum Guru yang terdiri dari organisasi guru dan pribadi-pribadi guru mencoba menanyakan ini kepada komisi IV DPRD Kabupaten Lahat, hingga minimal ada kejelasan nasib dana sertifikasi guru kedepannya,” tegasnya. (rob)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Wujudkan Lumbung Pangan Nasional, OKU Timur Terus Cetak Lahan Sawah Baru

Martapura, KoranSN Bupati OKU Timur, HM Kholid Mawardi benar benar serius mewujudkan Kabupaten OKU Timur …