Sekitar 350.000 Orang di Tigray Ethiopia Dalam Kelaparan



Pengungsi Ethiopia yang melarikan diri dari perseteruan yang sedang terjadi di daerah Tigray, menunggu untuk mendapatkan makanan di kamp Um-Rakoba, di perbatasan Sudan-Ethiopia, di negara bagian Al-Qadarif, Sudan, (23/11/2020). (Foto-Reuters/Antara)

Addis Ababa, KoranSN

Lebih dari 350.000 orang di Tigray Ethiopia menderita kelaparan, sementara jutaan lainnya berisiko mengalami masalah yang sama, menurut sebuah analisis oleh badan-badan PBB dan kelompok-kelompok bantuan yang menyalahkan konflik atas bencana krisis pangan terburuk dalam satu dekade.

“Sekarang ada kelaparan di Tigray,” kata kepala bantuan PBB Mark Lowcock pada hari Kamis setelah rilis analisis Klasifikasi Fase Keamanan Pangan Terpadu (IPC), yang menurut IPC belum didukung oleh pemerintah Ethiopia.

Baca Juga :   Washington Perintahkan Sebagian Pegawai Pemerintah AS Tinggalkan Irak

“Jumlah orang dalam kondisi kelaparan … lebih tinggi daripada di mana pun di dunia, setiap saat sejak seperempat juta orang Somalia kehilangan nyawa pada 2011,” kata Lowcock.

Sebagian besar dari 5,5 juta orang di Tigray membutuhkan bantuan makanan. Pertempuran pecah di wilayah itu pada November antara pasukan pemerintah dan mantan partai yang berkuasa di wilayah itu, Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF). Pasukan dari negara tetangga Eritrea juga memasuki konflik untuk mendukung pemerintah Ethiopia. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Pakistan Soroti Posisi Hukum Sengketa Jammu, Kashmir

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

PBB: Selama 2020 Lebih dari 8.500 Anak Dijadikan Tentara

New York, KoranSN Selama 2020, lebih dari 8.500 anak dijadikan sebagai tentara di berbagai konflik …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.