Sekolah Gratis, Masih Banyak Anak Putus Sekolah

Kadisdik Empat Lawang, Agusni Effendi. (foto-dok/fahlevi/koransn.com)

Empat Lawang, KoranSN

Program sekolah gratis yang tengah dijalankan Pemerintah saat ini, sepertinya tidak cukup efektif dalam dunia pendidikan, sebab di Kabupaten Empat Lawang sendiri masih banyak anak yang putus sekolah khususnya di jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Berdasarkan data  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Empat Lawang sepanjang tahun ajaran 2016 -2017 angka anak putus sekolah di Kabupaten Empat Lawang jenjang Sekolah Dasar (SD) dengan jumlah siswa 30.005 angka putus sekolah mencapai 1,72 persen, sedangkan jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan jumlah siswa 11.301 angka putus sekolah mencapai 0,63 persen.

Menanggapi Permasalahan ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Empat Lawang, Agusni Effendi menilai terdapat beberapa hal yang menjadi fokus perhatian semua pihak untuk memutus fenomena ini, termasuk kesadaran orangtua akan pendidikan.

Baca Juga :   Disdik Muratara Dukung Penuh Rencana Sekolah Gratis Bagi 440 SAD

“Tentu kita prihatin meskipun jumlahnya hanya sepersekian persen, seharusnya sekarang ini sudah tidak lagi, terlebih dengan biaya pendidikan yang sudah dianggarkan pemerintah,” ujarnya.

Dikatakan agusni, Program Sekolah Gratis (PSG) sudah dianggarkan sepenuhnya di APBD Kabupaten Empat Lawang, sebab PSG itu bersumber dari APBD Empat Lawang, jadi sayang kalau sampai tidak dimanfaatkan, atau ada yang masih putus sekolah. Pemerintah sudah berikan cuma-cuma, tinggal masyarakatnya lagi, mau atau tidak. Terangnya.

“Dana PSG sudah ada dan besumber dari APBD Empat Lawang, sangat disayangkan jika masi ada anak yang putus sekolah,” jelasnya.

Baca Juga :   Kapolres Lubuklinggau dan Dandim 0406 MLM Pantau Pleno PPK

Sementara Itu, Kasi Peserta Didik dan Pengembangan Karakter Sekolah Dasar (SD), Elvi menambahkan pemerintah juga menjamin bagi siswa tidak mampu melalui KIP, progaram indonesia pintar (PIP), PSG dan BOS sehingga tidak ada alasan lagi anak putus Sekolah. “Selain itu dari kementerian sosial juga punya program keluarga harapan (PKH),” ungkapnya (Foy)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Gubernur Herman Deru Bikin OKUS Maju Pesat

OKUS, KoranSN Sejak dua tahun terakhir Bupati Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), H Popo Ali …