Seksi Satu Tol Palindra Dapat Digunakan Sebelum Lebaran

JALAN TOL PALINDRA – Tampak progres pembangunan Jalan Tol Palembang-Indralaya (Palindra) yang secara keseluruhan pembangunannya sudah mencapai sekitar 59 persen. Pembangunan Jalan Tol Palindra untuk seksi I ditargetkan sebelum lebaran mendatang sudah dapat digunakan untuk arus mudik. (Foto-Robby/Koransn)

Palembang, KoranSN

Ruas tol Palembang – Indralaya (Palindra) sudah menunjukkan kemajuan. Bahkan, sebelum lebaran mendatang tol Palindra untuk Seksi I sudah dapat digunakan untuk arus mudik. Demikian diungkapkan Manager Proyek PT Hutama Karya (Persero) Devisi Tol Palindra, Hasan Turcahyo, kemarin.

Dikatakannya, sejauh ini untuk progres keseluruhan tol Palindra sudah mencapai sekitar 59 persen dimana rinciannya untuk seksi satu Palembang – Pemulutan sudah mencapai 84 persen, kemudian untuk seksi dua Pemulutan – Rambutan baru mencapai 7 persen dan untuk seksi tiga Rambutan – Simpang Indralaya mencapai 61 persen.

“Insyaallah sebelum arus mudik lebaran tahun ini untuk seksi satu tol Palindra sudah dapat digunakan dan dilalui,” katanya.

Dirinya mengakui seharusnya progress pembangunan tol Palindra sudah melebihi persentase saat ini, namun memang masih terkendala cuaca yang terus-menerus hujan sehingga menjadi kendala berat dan berakibat pada terlambatnya pengerjaan terutama dalam hal penimbunan.

Baca Juga :   Wasista Pilih Fokus Sebagai Wakil Rakyat

“Jika hujan maka lokasi ini sangat sulit ditimbun mengingat lahan tol Palindra ini adalah rawa. Kemudian untuk pengerjaan kontruksinya sendiri itu harus menunggu lahan kering terlebih dahulu,” ujarnya.

Selain permasalahan cuaca, Hasan melanjutkan, bahwa pembebasan lahan juga menjadi kendala sampai saat ini.  Karena ada beberapa pemilik yang masih enggan melepaskan lahannya meskipun sudah dibawa ke pengadilan. “Karena itu, kami berkoordinasi bersama Badan Pertanahan Negara (BPN) dan Pemerintah Daerah (Pemda) agar permasalahan ini dapat diselesaikan dengan cepat,” jelasnya.

Ia membeberkan bahwa permasalahan lahan ini masih banyak ditemui pada lahan tol Palindra seksi dua, sehingga progres pembangunannya pun masih cukup jauh dibandingkan seksi lainnya.  Meskipun begitu, dirinya menargetkan pada akhir tahun 2017 mendatang tol Palindra ini secara keseluruhan selesai.

Baca Juga :   Awas Makelar Daging!

“Saat ini kami juga tengah membangun fasilitas pendukung seperti lampu jalan, rambu dan juga pagar pembatas tol,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) V Palembang, Zamharir Basuni menambahkan, saat ini penyelesaikan tol Palindra pada seksi satu ini juga terkendala keberadaan pipa gas yang ada dipertemuan antara akses menuju Gerbang STA 0 tol Palindra dan Jalan Lingkar Selatan Palembang.

“Karena itu, kami juga telah berkoordinasi dengan PT Pertagas yang memiliki pipa tersebut agar memberikan izin dibangunnya jembatan di atas pipa sehingga Gerbang STA 0 tol Palindra dan Jalan Lingkar Selatan Palembang ini dapat terhubung,” katanya.

Dirinya menambahkan, secara keseluruhan kondisi tol Palindra ini khususnya jalan sudah siap untuk digunakan dan direncanakan dapat beroperasi pada Juni 2017 mendatang sesuai dengan intruksi Presiden Joko Widodo. “Tol Palindra ini harus segera diselesaikan agar dapat digunakan untuk jalur mudik lebaran,” tandasnya. (wik)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Ishak Mekki: KLB Tidak Akan Mungkin Terjadi

Palembang, KoranSN Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel Ishak Mekki menegaskan Kongres Luar Biasa (KLB) yang …