Selamat Datang Pilkada Palembang 2018

Ilustrasi. (foto-net)

PELAKSANAAN Pilkada Kota Palembang memang belum secara resmi dilaunching oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang selaku pihak penyelenggara pemilu. Namun, euforianya secara perlahan mulai terlihat, baik di dalam pembicaraan masyarakat maupun dari alat peraga yang mulai banyak disebar.

Euforia masyarakat ini tampaknya berbanding terbalik dengan calon yang bakal ditetapkan. Bukan bermaksud mendahului, tetapi dari calon yang memperkenalkan diri, tampaknya ‘perang’ head to head akan terwujud.

Sejauh ini, baru pasangan Sarimuda-Abdul Razak yang secara resmi sudah mendeklarasikan diri. Pasangan incumbent Harnojoyo-Fitrianti Agustinda (Finda), meski belum mendeklarasikan diri, namun dalam banyak kesempatan sudah memastikan untuk kembali maju berpasangan.

Baca Juga :   Muara Enim Butuh Sosok Pemimpin Visioner

Sementara calon lain, seperti Yudha Pratomo-Yudha Rinaldi, Hernoe Roesprijadji, Akbar Alvaro, maupun Mularis, tampaknya akan kesulitan mendapatkan dukungan partai politik ataupun memenuhi syarat untuk mencalonkan diri.

Khusus Mularis, meski berstatus Ketua DPD Partai Hanura Sumsel, dan sudah mengantongi rekomendasi partai, namun tampaknya akan kesulitan mencari tambahan kursi untuk memenuhi syarat. Apalagi, Lury Elza Alex yang digadang-gadang menjadi pendampingnya maju pilkada Palembang sudah memastikan diri untuk tidak ikut bertarung.

Batalnya Lury bahkan sudah dipastikan oleh ayahnya yang juga Ketua DPD Partai Golkar Sumsel Alex Noerdin. Dalam keterangannya, Alex menjelaskan batalnya Lury tidak terlepas dari majunya Dodi Reza Alex di Pilgub Sumsel 2018 mendatang.

Baca Juga :   Disaat Rakyat Miris Melihat Oknum Pejabat Korupsi

“Kalau kakaknya maju (Dodi), dia tidak maju (Lury), kan tidak boleh maju duo-duo,” kata Alex.

“Tapi mengapa dia blusukan kesana sini, itu tes on the water, latihan buat dia, dan nyatanya bagus,” kata Alex lagi.

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

COVID-19 Masih Memerlukan Perhatian yang Tinggi

  DI penghujung tahun 2020, permasalahan COVID-19 masih memerlukan perhatian yang tinggi, walaupun secara umum …