Seleksi Terbatas Sekda Palembang, Ratu Dewa Dicoret







Kepala BKD Sumsel, Muzakir
Kepala BKD Sumsel, Muzakir

Palembang, KoranSN

Panitia Pelaksana (Pansel) untuk seleksi terbatas telah menerima 7 nama yang mengikuti seleksi terbatas jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang.

Ke-7 nama tersebut yakni, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD)-Diklat, Kurniawan yang saat ini menjabat Pelaksana tugas (Plt) Sekda Palembang, Asisten I bidang Pemerintahan Kota Palembang, Harobin Mustofa, Staf Ahli II bidang Ekonomi, Investasi dan Pembangunan Kota Palembang Sudirman Teguh, Staf ahli IV bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Anna Heriyana, Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Palembang Isnaini Madani, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang Faizal AR, dan Kepala Badan Pelayanan Masyarakat-Perizinan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP) Ratu Dewa.

Namun, dari ke-7 nama tersebut, satu dianggap tidak lolos atau dicoret dari kepesertaan seleksi terbatas Sekda Palembang yakni Kepala BPM-PTSP, Ratu Dewa karena tidak memenuhi persyaratan atau belum mengikuti spamen atau diklat PIM II padahal syarat tersebut mutlak.

Demikian diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumsel sekaligus Sekretaris Pansel, Muzakir saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (8/8/2016).

Dirinya mengatakan, untuk tes wawancara sendiri seharusnya dilakukan pada Rabu (10/8), namun dikarenakan anggota Pansel masih berada di luar negeri sehingga ke-6 peserta tersebut akan dites wawancara pada Senin (15/8) di Hotel Arista. Sedangkan untuk tes assesment sendiri telah dilakukan oleh pihak Pemkot Palembang dengan bekerja sama Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan diklat.

Baca Juga :   Kunjungi BBLK untuk Konsultasi Penilaian WBK

“Hasil dari tes wawancara tersebut nantinya dikombinasikan dengan hasil tes assestment kemudian didapatkan tiga nama untuk diusulkan menjadi Sekda Palembang,” terangnya.

Dirinya menerangkan, dari 3 nama tersebut nantinya di berikan ke Walikota untuk memilih siapa yang pantas, namun harus berkonsultasi dengan Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin. Sedangkan untuk penetapan dan meng SK kannya itu kembali kepada Walikota Palembang karena hak preogratif Walikota Palembang.

“Ya, karena berdasarkan aturan ASN memang pemilihan Sekda Palembang itu kembali lagi ke Walikota untuk
penetapannya,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, dalam tes wawancara ini sendiri nantinya akan dilakukan oleh tim Pansel yang terdiri dari Sekda Sumsel Mukti Sulaiman sebagai ketua, BKD Sumsel Muzakir sebagai Sekretaris Pansel, para akademisi yakni Dr. H. Zainuddin Ismail, M.M.. Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Febrian, SH., MS (Dekan Fakultas Hukum Unsri) Joko Siswanto.

Baca Juga :   Safari Jumat di Masjid Darul Ihsan, Herman Deru Rela Kendarai Motor Masuk Gang Sempit

“Untuk materinya itu masalah Undang-Undang (UU) Kepegawaian dan Administrasi serta beberapa item menyangkut ASN,” jelasnya.

Disinggung soal pengawasan penetapan Sekda Palembang, dirinya mengatakan, hal tersebut bukan wewenang dari Pemprov Sumsel, mengingat dalam aturan tidak ada yang mengatakan demikian. Sedangkan tugas Pansel sendiri, itu sampai dengan diusulkannya 3 nama kepada Walikota.

“Tugas kami sebagai pansel itu selesai ketika kami memberikan usulan tiga nama tersebut, jadi untuk pengawasannya itu kembali lagi ke KASN,” tegasnya.

Namun, dirinya berharap Walikota Palembang memilih sesuai dengan usulan pansel karena hasil tersebut merupakan terbaik dari ke-6 peserta. Terlebih lagi, tugas Sekda Palembang untuk membantu Walikota Palembang dalam menjalankan pemerintahan di Kota Palembang.

“Kami hanya mengusulkan, kami harap dipilih dengan baik dan benar sehingga dapat membantu tugas Walikota,” harapnya. (wik)





Publisher : awik obsesi

Lihat Juga

HD-MY Diprediksi Kuat Akan Kembali Berpasangan

Jakarta, KoranSN Herman Deru dan Mawardi Yahya (HD-MY) diprediksi kuat akan berpasangan kembali pada Pilkada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!