Selidiki Dugaan Pelaku Lain Penembakan di Prabumulih

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara. (Foto-Dedy/Dok/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, pihak kepolisian bersama Denpom masih menyelidiki dugaan pelaku lainnya dalam kasus penembakan korban Denny Faizal (45), Zainal Imron (45) dan Luken (35), yang diduga dilakukan oknum anggota TNI Serka ‘KC’.

Menurut Kapolda, dalam kasus penembakan tersebut diduga ‘KC’ menembak korban Denny Faizal, Zainal Imron dan Luken lalu ‘KC’ menembak kepalanya sendiri.

“Jadi untuk dugaan pelaku lainnya, apakah ada atau tidak dalam dugaan kasus ini masih dalam penyelidikan,” kata Kapolda, kemarin.

Masih dikatakan Kapolda, dari hasil penyelidikan yang dilakukan antaran ‘KC’ dan ketiga korban memang saling kenal. Hanya saja, diantara mereka ada permasalahan hutang piutang.

“Untuk ‘KC’ yang diduga pelaku saat ini sudah meninggal dunia usai kritis di rumah sakit. Kalau di kita (polisi), jika ada kasus yang pelakunya meninggal dunia maka penyelidikannya distop. Namun ini kan diduga melibatkan oknum TNI, makanya Denpom dan polisi masih mendalami penyelidikan,” tandas Kapolda.

Terpisah, Kapendam II Sriwijaya, Kolonel Inf Djohan Darmawan ketika dikonfirmasi, pihaknya akan terus mendalami dugaan keterkaitan dan motif dua peristiwa tersebut.

“Saya dapat kabar, Serka KC sudah meninggal dunia, Jumat (7/12/2018) pagi sekitar pukul 03.30 WIB. Kami Kodam tidak akan lepas tangan, kami akan usut tuntas kasus ini. Sekarang masih proses pengembangan pihak berwajib. Sedang ditangani Denpom bekerja sama dengan Polres,” ungkapnya.

Baca Juga :   Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah, Mantan Kadispenda Sumsel Dicecar Hakim

Sedangkan Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait inseden penembakan tersebut. Selain itu, pihaknya saat ini juga masih mengumpulkan sejumlah bukti keterangan dari saksi di dua lokasi kejadian tersebut.

Sementara itu dari informasi yang dihimpun di Prabumulih, peristiwa penembakan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota TNI Serka ‘KC’ terhadap dua warga sipil Denny Faizal dan Zainal Imron alias Enal serta satu pegawai honorer Sat Pol PP Pemkot Prabumulih bernama Luken (30), diduga dipicu persoalan mobil.

Dugaan penembakan ini terjadi di rumah korban Denny Faizal di Jalan Aru Kelurahan Gunung Ibul Barat Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih, pada Kamis kemarin (6/12) sekitar pukul 14.30 WIB.

Insiden penembakan tersebut bermula saat Serka ‘KC’ bersama dua orang temannya, yakni; Zainal Imron dan Luken, yang keduanya warga Kelurahan Karang Jaya dan Kelurahan Muara Dua Kecamatan Prabumulih Timur diduga mendatangi rumah Denny Faizal.

Tak lama berselang, korban Denny Faizal keluar dari dalam rumahnya, saat bertemu inilah terjadi cekcok hingga Serka ‘KC’ diduga menggeluarkan senjata api lalu menembak korban Denny Faizal, serta dua temannya Zainal Imron dan Luken.

Baca Juga :   Pelaku Pemerkosaan di Mura Terancam Hukum 12 Tahun Penjara

Atas kejadian tersebut korban Denny Faizal tewas setelah mengalami luka tembak pada telapak tangan sebelah kiri dan luka tembak di kening kepala sebelah kiri hingga tembus ke belakang kepala. Sedangkan korban Zainal Imron menderita luka tembak di bagian bawah mata tembus ke leher bagian belakang, dan Luken menderita luka tembak di atas pelipis kepala sebelah kiri hingga tembus ke belakang leher.

Usai kejadian selanjutnya Serka ‘KC’ meninggalkan lokasi kejadian dengan menggunakan mobil jenis minibus warna hitam miliknya menuju rumah temannya yang berada di kawasan Perumnas GPE Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih.

Namun di lokasi ini Serka ‘KC’ hanya bertemu dengan istri temannya, dan tak lama setelah dipersilahkan duduk, ‘KC’ langsung melakukan percobaan bunuh diri dengan cara menembakan senjata api ke kepalanya hingga ‘KC’ sempat kritis dan dirawat di UGD RSUD Prabumulih. Kemudian pada Jumat (7/12/2018) sekitar pukul 03.30 WIB akhirnya ‘KC’ meninggal dunia setelah sekitar 14 jam kritis. (ded/and)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

KPK Panggil Dua Saksi Untuk Tersangka Walikota Dumai

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua saksi dalam penyidikan kasus suap terkait pengurusan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.