Sepanjang 2017, 13 Kasus DBD Terjadi di Muratara



Kadinkes Muratara, dr Mahendra. (Foto-Sunardi/Koransn)

Muratara, KoranSN

Dinas Kesehatan (Dinkes) Muratara mengatakan pada tahun 2017, sedikitnya tercatat ada 13 kasus demam Berdara Dengue (DBD) yang tersebar ‎di wilayah Kabupaten Muratara.

‎”Kita selalu menghimbau kepada masyarakat untuk menerapkan cara Menutup, Menguras dan Mengubur (3M) supaya tidak mengantisipasi terserang DBD,” kata Kadinkes Muratara, dr Mahendra didampingi Kabid Pencegahan Penanggulangan Penyakit, Patahurrahman.

Ia menjelaskan,‎ memang sekarang sedang masuk musim penghujan tetapi masyarakat harus menerapkan 3M dan juga saat tidur harus menggunakan kelambu serta obat nyamuk.

“Jika banyak laporan dari masyarakat Muratara kita langsung mengambil tindakan seperti penaburan abate dan melakukan fogging. Tetapi tindakan itu berdasarkan laporan masyarakat yang diketahui Kades lalu Puskesmas memastikannya, sehingga Dinkes mengambil tindakan fogging itu,”ucapnya.

Bukan hanya sekedar laporan, lanjutnya, jika ada ditemukan jentik nyamuk mereka juga langsung mengambil tindakan supaya tidak berkembang biak menjadi nyamuk yang menyebarkan DBD.

Sementara, salah satu warga Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Karang Jaya, Ujang mengaku, memang nyamuk sangat banyak tetapi belum bisa memastikan apakah nyamuk yang membawa penyakit DBD. Sehingga ia berharap adanya tindakan pihak dari Dinas Kesehatan.

Baca Juga :   HUT TNI ke 73, Personil Polres Banyuasin Turut Ramaikan Senam Gemu Famire

“Ya, kalau kami masyarakat tidak mengetahui apakah nyamuk yang membawa penyakit atau bukan. Sehingga kami berharap adanya sosialisasi atau pemberitahuan,” ucapnya.

Untuk melakukan fogging, lanjutnya, kalau bisa dilakukan setiap satu bulan sekali, jangan hanya sudah terserang ke masyarakat baru mengambil tindakan.

“Ya, harus turun langsung lah pihak kesehatan. Karena kami jugo idak ngerti,” pungkasnya. (snd)‎







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Lagi, PWI OKI Santuni Keluarga Anggota Dilanda Musibah

Kayuagung, KoranSN Para insan pers yang menjadi anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ogan Komering …

    error: Content is protected !!