Setelah Dzikir Akbar, Wako dan Wawako Pagaralam Dijamu Kapolres Kambing Guling





Malam Tahun Baru, Walikota,Wakil Wali kota Pagaralam, Forkopimda Zikir Akbar Bersama Warga dan diakhiri dengan jamuan acara Coffee Fest di Mapolres. (foto-asnadi/koransn.com)

Pagaralam, KoranSN

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dalam perayaan menyambut malam pergantian tahun dari 2018 ke 2019 biasanya Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam mengadakan hiburan atau pesta rakyat dengan mengundang artis-artis ibu kota.

Namun tahun ini, sebagai bentuk rasa syukur maka pemerintah kota mengadakan program zikir akbar dan dilanjutan dengan Coffee Fast Dempo yakni Kapolres AKBP Triksaksono Pospo Aji SIK MSi menjamu Walikota Alpian Maskoni SH dan Wakil Walikota M Fadli SE beserta Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda).

Jamuan ini dikemas dalam bentuk komando di dalam sebuah tenda yang sudah dibentangkan di halaman Kantor Mapolres Pagaralam. Menu yang disajikan juga luar biasa yakni kambing guling dengan Cook Cheff Dadang ahli masak profesional Pagaralam. Jamuan ini dilakukan usai menggelar dzikir akbar.

Sementara untuk dzikir akbar digelar di Masjid Taqwa di depan Lapangan Merdeka Alun-alun Utara Kota Pagaralam. Baik acara dzikir akbar dan Coffee Fast Dempo dihadiri ratusan masyarakat Pagaralam dan sekitarnya bersama sejumlah Kepala OPD dan para Toga, Tomas di Pagaralam.

Baca Juga :   Golkar Dukung Ida Fitriati Maju Pilwako Periode 2018-2023

Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni SH mengatakan, sudah sepatutnya dalam menyambut tahun baru baik itu tahun baru Hijriah dan Masehi ada kegiatan positif dan memberikan arti.

“Kita gelar kegiatan ini sebagai bentuk rasa syukur kita akan nikmat yang masih diberikan Allah kepada kita semua, yaitu nikmat sempat masih bisa menyambut tahun baru 2019,” kata dia.

Dia meminta kegiatan ini akan terus digelar pada tahun-tahun berikutnya. Pasalnya, kegiatan dzikir akbar dapat menjadikan lebih bisa mengintropeksi diri pada apa yang sudah dikerjakan dan dilalui ditahun lalu dan bisa memotivasi untuk tahun yang akan dihadapi.

“Pemkot sengaja tidak menggelar hiburan. Pasalnya kegiatan dzikir dinilai lebih bermanfaat. Diharapkan dengan kegiatan ini kita akan lebih bisa mengintropeksi diri dan bisa menyosong tahun depan dengan lebih baik lagi,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini juga Wako memberikan pasan kepada masyarakat Pagaralam untuk tidak membiarkan anak-anak merayakan tahun baru di luar rumah mengendarai kendaraan roda dua. Terutama anak-anak di bawah umur 17 tahun.

Baca Juga :   Sekda Definitif Tak Berpergian ke Luar Kota Kecuali Hal Mendesak

“Kita khawatirkan mereka akan ugal-ugalan di jalan yang bisa membahayakan diri mereka sendiri dan penguna jalan lainnya,” ungkap dia.

Sementara itu Kapolres AKBP Trisaksono Pospo Aji SIK Msi mengatakan, kegiatan Coffee Fast Dempo untuk memecah konsentrasi pengunjung lokasi wisata, termasuk mengalihkan kegiatan terkesan hura-hura kepada hal yang positif.

“Kita buat kegiatan yang bernilai manfaat tapi tidak mengurangi kemeriahan acara malam pergantian tahun. Luar biasa sebutan pemerintah kota dan warga Pagaralam sehingga membuat acara sukses,” ujarnya. (asn)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Wali Kota Lubuklinggau : Jaga Nama Baik Lubuklinggau Di Peparprov III Sumsel

Lubuklinggau, KoranSN Walikota Lubuklinggau, H. SN Prana Putra Sohe berpesan kepada seluruh atlet dan official …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.