Setelah Keluarnya Maklumat Kapolri, Ini Himbauan Kaban Kesbangpol Muratara



Kasir Masuli, Kaban Kesbangpol Kabupaten Muratara. (Foto-SN/Sunardi)

Muratara, KoranSN

Dengan keluarnya maklumat Kapolri tentang tentang kepatuhan terhadap protokol kesehatan dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah tahun 2020, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Kasir Masuli menghimbau kepada seluruh Camat dan kepala desa (Kades) untuk mensosialisasikan kepada masyarakat.

“Saya menghimbau kepada seluruh Camat melalui Kades untuk mensosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) maupun Maklumat Kapolri tentang protokol kesehatan Covid-19 kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Muratara yang tidak lama lagi akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) agar tidak berkerumun atau mengumpulkan orang banyak, menyiapkan tempat cuci tangan, selalu pakai masker dan selalu menjaga jarak bila berdekatan satu sama lainnya,” katanya, Selasa (22/9/2020).

Menurutnya, virus Covid-19 tersebut memang betul betul ada dan sangat mengancam kehidupan masyarakat jika tidak mematuhi protokol kesehatan.

“Kita di daerah ini harus diperkuat dengan Perbup, Alhamdulillah kita di Muratara ini sudah terbit Perbup nomor 70 tahun 2020 tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan. Di dalam Perbup tersebut terdapat sanksi sosial bagi masyarakat yang melanggarnya,” ungkapnya.

Baca Juga :   Bupati dan Ketua DPRD Muratara Tandatangani Nota Kesepakatan RPJMD

Kasir Masuli berpendapat, dalam upaya untuk mencegah dan memutuskan mata rantai covid-19, sebaiknya pesta pesta distop terlebih dahulu sampai Penyebaran Covid-19 benar-benar sudah aman (Zero).

“Berdasarkan pengamatan di lapangan, yang menghadiri pesta pesta tersebut jumlahnya sudah sangat banyak sehingga banyak yang tidak mematuhi protokol kesehatan, apalagi dalam pesta tersebut banyak yang datang dari berbagai daerah. Ditambah lagi pendeteksi suhu tubuh tidak dipersiapkan oleh panitia, banyak yang tidak menggunakan masker serta duduknya terlalu berdekatan terutama mengadakan pesta malam hari yàng banyak mendatangkan biduan tempel (Biduan datang sendiri red) bahkan ada yang datang dari daerah daerah yang tergolong zona merah sehingga dikhawatirkan mendatangkan virus Covid-19,” ujarnya.

Baca Juga :   Pertamina Imbau Warga Musi Rawas Utara Beli LPG di Pangkalan Resmi

Lebih lanjut, Kaban Kesbangpol Kabupaten Muratara berpendapat bahwa untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Muratara merupakan tugas bersama dari masyarakat dan bukan hanya tugas dari Dinkes, Gugus Tugas dan pemerintah namun harus ada kesadaran dari masyarakat sendiri.

“Yang kita sangat prihatinkan adalah selama ini kita sudah berusaha untuk mencegah dan memutuskan mata rantai penyebaran covid-19 tapi masyarakat masih tetap melaksanakan perkumpulan atau pesta dengan tidak mematuhi protokol kesehatan sehingga menimbulkan claster baru penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (snd)

Publisher : Anton Wijaya

Lihat Juga

Disperindagkop Muratara Akan Pantau Harga Minyak Goreng di Pasar

Muratara, KoranSN Terkait diberlakukannya minyak goreng satu harga oleh Pemerintah Pusat hari ini, Dinas Perindustrian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.