Setengah Hektar Ladang Ganja Kembali Ditemukan di Empat Lawang

Pemilik ladang ganja berikut barang bukti saat diamankan di BNN Kabupaten Empat Lawang. (foto-fahlevi/koransn.com)

Empat Lawang, KoranSN

Tim gabungan yang terdiri dari BNN Kabupaten Empat Lawang, BNN Provinsi Sumsel, Polres Empat Lawang dan TNI, Kamis (19/10/2017) sekitar pukul 01.00 WIB kembali menemukan ladang ganja. Kali ini, ladang ganja seluas setengah hektar ditemukan petugas berada di Kebun Sumur Tinggi Desa Tanjung Alam Kecamatan Lintang Kanan.

Sebanyak 300 batang ganja siap panen dengan tinggi sekitar dua meter tersebut langsung diamankan petugas. Tak hanya itu petugas juga turut mengamankan ganja siap jual sebganyak 1,5 Kg dari seorang pemilik ladang yakni; Merui (46), warga Desa Tanjung Alam Kecamatan Lintang Kanan.

Kepala BNN Empat Lawang, AKBP Amancik Marzuki mengatakan, penggerebekan ladang ganja ini bermula dari informasi masyarakat, setelah itu dilakukan penyelidikan oleh anggotanya.

Selanjutnya BNN Empat Lawang melakukan kordinasi dengan BNN Sumsel dan Polres Empat Lawang serta anggota Koramil untuk melakukan penangkapan.

“Pertama kami menggerebek rumah tersangka Merui, di rumah tersangka kami menemukan ganja kering sebanyak 1,5 Kg,” ujar Amancik.

Selanjutnya, dari hasil pengembangan jika ganja yang berada dirumah tersangka tersebut diproleh dari ladangnya yang berada dikawasan Kebun Sumur Tinggi.

Baca Juga :   Polisi Jerat John Kei dengan Pasal Pembunuhan Berencana

Mendapatkan informasi itu, petugas langsung menuju ladang tersebut dengan jarak tempuh sekitar 1,5 jam perjalanan kaki dari rumah tersangka.

“Ada 300 lebih batang ganja siap panen kami temukan di ladang tersebut. Sebagian kami musnahkan dilokasi dan sebanyak 115 batang kami bawa ke BNN untuk barang bukti serta daun ganja yang kering juga kami bawa,” jelasnya.

Ladang ganja tersebut, kata Amancik, ada sebagian di tanaman di Polybag dan dilahan sedikit miring sehingga tidak mudah terlihat langsung. Bahkan ganja-ganja ini sudah sekitar sepuluh kali dipanen dan di jual ke luar daerah seperti Pagaralam, Lahat, bahkan ke Muara Enim.

Untuk proses pemanenan ganja tidak dicabut tapi, dipotong batangnya sehingga bisa tumbuh lagi dan bisa dipanen lagi. Sedangkan hasil dari penjualan itu, digunakan tersangka untuk kebutuhan hidup serta membeli kebun ataupun sawah.
“Tersangka ini pemain lama, dia ini sudah lama menanam ganja dan sudah sepuluh kali lebih dipanen. Saat ini tersangka dan barang bukti kami amankan di BNN Empat Lawang,” kata Amancik.

Baca Juga :   Sebelum Dibunuh Calon Pendeta di OKI Diancam Pisau Lalu Diseret

Sementara Kasi Penyidikan, BNN Provinsi Sumsel, Kompol Dwi Handoko menjelaskan, ada 18 anggota dari BNN Sumsel datang untuk membackup BNN Empat Lawang. Selanjutnya tersangka serta penyidikan nanti tetap dilakukan oleh BNN Empat Lawang.

`”Ladang ganja ini bukan hanya ditemukan di Empat Lawang saja. Memang wilayah perbukitan seperti Empat Lawang, Pagaralam, OKU Selatan rawan ladang ganja karena daerahnya yang dingin mendukung tanaman ganja,” ungkapnya.

Sedangkan Kasat Reserse Narkoba Polres Empat Lawang, AKP Joni Indrajaya menambahkan, ganja yang ditemukan ini banyak dijual ke arah Pagaralam dan Lahat. “Kalau dilihat dari kualitasnya, ganja tersebut bibitnya berasal dari aceh,” tandasnya. (foy)

 

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Amankan Dokumen dari Geledah Rumah Tersangka Abdul Rozaq Muslim

Jakarta, KoranSN KPK mengamankan dokumen dari penggeledahan di rumah tersangka anggota DPRD Jawa Barat 2014-2019 …