Sidang Dugaan Korupsi Kredit BSB Rugikan Negara Rp 13 M Lebih, Hakim: Ini Duit Negara Bukan Uang Bapak!





Terdakwa Aran Haryadi (Pimpinan Divisi Kredit Bank Sumsel Babel) saat dihadirkan dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Palembang. (Foto-Dok/Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Majelis Hakim mencecar Eddi Siswanto mantan Kabag Kredit Menengah Bank Sumsel Babel (BSB) yang telah pensiun saat dihadirkan menjadi saksi disidang dugaan korupsi kredit modal kerja BSB, yang rugikan negara Rp 13 miliar lebih di Pengadilan Tipikor Palembang.

Dalam persidangan tersebut, Hakim yang diketuai Efrata Happy Tarigan SH MH didampingi Hakim Anggota Waslam Makhsid SH MH dan Ardian Angga SH MH menegaskan kepada Eddi Siswanto yang dihadirkan menjadi saksi terdakwa Aran Haryadi (Pimpinan Divisi Kredit BSB) dan Asri Wisnu Wardana (Pegawai Analis Kredit Menengah BSB), jika uang yang diberikan untuk kredit tersebut merupakan uang negara.

Baca Juga :   BBM Turun, Tarif Angkutan Tidak Ikut Turun

Dimana awalnya Hakim mengajukan pertanyaan terkait PT Gatramas Internusa penerima kredit dari BSB yang hanya menjaminkan kontrak kerja pekerjaan pembangunan pipa di pabrik Pusri 2B.

“PT Gatramas Internusa ini kan sub kontraktor dari PT Rekind (Rekayasa Industri), untuk kontrak kerja utamanya ada tidak jadi jaminan,” tanya Hakim. HALAMAN SELANJUTNYA>>





Bagikan :

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Jaksa Susun Dakwaan Tiga Tersangka Dugaan Korupsi BSB OKUS

Palembang, KoranSN Jaksa Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari OKU Selatan (OKUS) saat ini …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!