Sidang Dugaan Korupsi Masjid Sriwijaya, Saksi Akui Tak Jalankan Tugas Hingga Terima Honor





“Saya tidak tahu. Sebab, saya tidak dilibatkan dan saya juga tidak ingat kapan proses lelangnya. Selain itu saya juga lupa kapan menerima SK serta tidak pernah melihat adanya DED (Detail Engenering Design),” tandasnya.

Saksi Burkian selaku anggota Divisi Hukum Adminstrasi Lahan Masjid Sriwijaya yang juga saksi di persidangan mengatakan, dirinya tidak mengetahui persis luas lahan yang dijadikan untuk pembangunan Masjid Sriwijaya.

“Luas lahannya saya lupa, kalau tidak salah awalnya 15 hektare lalu menjadi 9 hektare. Ketika itu di lokasi tersebut memang ada lahan yang diklaim oleh masyarakat, tapi saya tidak tahu lokasinya,” ungkapnya.

Baca Juga :   Orang Terlibat Korupsi Harus Tanggung Jawab!

Keterangan saksi yang mengaku tidak mengetahui lokasi lahan yang diklaim oleh masyarakat membuat Majelis Hakim mencecarnya.

“Saksi merupakan Divisi Hukum Adminstrasi Lahan, sangat aneh kalau tidak tahu. Artinya, saksi tidak melaksanakan tugas dan itu menyalahi kewewenangan jabatan. Saya tanya kan kembali apakah saksi menjalankan tugas dan wewenang mu? tanya Hakim Sahlan Efendi.

Dikatakan saksi Burkian jika ia memang tidak menjalankan tugas dan wewenangnya.

“Ya saya tidak melakukannya. Dan memang kala itu ada berkas yang disodorkan kepada saya untuk ditandatangani, kemudian berkas itu saya tandatangani saja,” ungkap Burkian. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Diduga Terima Suap IMB, Oknum Kades di Lahat Tertangkap OTT

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Soal Total Loss Kerugian Negara, Kejati Tegaskan Akuntan Independen Boleh Audit Perkara Masjid Sriwijaya

Palembang, KoranSN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel, Roy Riadi SH MH menjelaskan soal audit …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.