Sidang Hendri Zainuddin, Ahli Sebut Dana Hibah KONI Sumsel Rp 25 Miliar Dicairkan Lebih Dulu Baru Ada NPHD



Bambang Wirawan Ahli Keuangan Negara dari Inspektorat Sumsel saat dalam persidangan terdakwa Hendri Zainuddin di Pengadilan Tipikor Palembang. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Bambang Wirawan, Ahli Keuangan Negara dari Inspektorat Sumsel, Senin (24/6/2024) dihadirkan JPU Kejati Sumsel dalam sidang Hendri Zainuddin terdakwa dugaan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) di KONI Sumsel tentang pencairan deposito dan uang atau dana hibah Pemda Provinsi Sumsel serta pengadaan barang bersumber APBD TA 2021 di Pengadilan Tipikor Palembang.

Dalam persidangan, Ahli menyebut, jika saat melakukan audit kerugian negara pihaknya menemukan bahwa untuk dana hibah KONI Sumsel 2021 tahap kedua, yakni Rp 25 miliar dicairkan lebih dulu, setelah itu barulah ada penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

“Temuan kami bahwa sebelum NPHD ditandatangani, uang dana hibah tahap kedua sudah keluar lebih dulu. Temuan ini kami tuangkan pada berkas laporan hasil pemeriksaan kami,” ujar Ahli dalam persidangan.

Menurutnya, tentu tidak boleh jika uang dana hibah dikeluarkan lebih dulu sebelum ada NPHP, karena termasuk dalam penyimpangan. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Masalah Ekonomi Hingga Tak Tahan Diomeli Jadi Pemicu Suami Bunuh Istri di Lubuklinggau







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Rabu Ini Finda Mantan Wawako Palembang Dipanggil Kejari Terkait Penyelidikan Dugaan Korupsi Dana Hibah PMI

Palembang, KoranSN Fitrianti Agustinda atau Finda mantan Wakil Walikota (Wawako) Palembang yang juga Ketua Palang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

    error: Content is protected !!