SKK Migas Gelar Field Trip Media



Anggota Forum Jurnalis Migas Sumsel saat mengikuti simulasi pemadaman api. (foto-ist)

Prabumulih, KoranSN

Satuan Kerja Khusus (SKK) Minyak Gas (Migas) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Sumbagsel, menggelar Media Field Trip, sekaligus pembukaan media kompetisi bersama Forum Jurnalis Migas (FJM) Sumsel di Gedung Binaria Pertamina EP Asset 2 Prabumulih, Rabu (7/11/2018).

General Manager Pertaminan EP Asset 2 Astri Pujianto yang membuka kegiatan tersebut mengatakan, media berperan penting dalam menyajikan dan memberitakan kepada masyarakat dengan pemberitaan yang berimbang.

”Kalau ada hal-hal yang harus diperbaiki silakan diberitakan, tapi jangan sampai pembaca salah tafsir. Jika kurang, maka itu merupakan PR bagi kita dan kita akan perbaiki lebih baik lagi,” ungkapnya.

Masih kata Astri, untuk wilayah kerja Pertamina EP Asset 2 memiliki 4 VIP pertama, Pendopo, Limau, Adera dan Prabumulih. Ada 8 Kabupaten dan 2 Kota. Paling banyak di Pabumulih wilayah kerjanya yakni, Prabumulih sendiri, Muara Enim, Oku Induk, Ogan Ilir, Palembang, Lahat dan Banyuasin.

”Sekali lagi saya mengharapkan kepada media supaya bersama-sama memberikan yang terbaik, baik untuk kami sendiri maupun warga masyarakat. Kita juga bersama-sama belajar disini,” ungkapnya.

Sementara itu, sebelum melakukan kunjungan ke Pertamina Asset 2, Anggota FJM Sumbagsel terlebih dahulu mengunjungi Desa Burai yang merupakan binaan dari Pertamina Field Prabumulih.

Baca Juga :   Jurus Kemenperin Optimalkan Hilirisasi Industri Pengolahan Rumput Laut

Di Desa Burai Kabupaten OI, anggota FJM berkesempatan melihat Desa Warna Warni. Usai dari Kabupaten OI, kemudian anggota FJM ke Kota Prabumulih dan diberikan pembekalan cara memadamkan api. Bahkan anggota FJM diajarkan memadamkan api di pengeboran minyak. (and)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

PLN Ajukan Rp 3 Triliun PMN 2025 untuk Bangun Kelistrikan Daerah Terpencil

Jakarta, KoranSN Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dalam agenda Rapat Kerja bersama Menteri …

    error: Content is protected !!