SMA Taruna Palembang Tak Lakukan General Check Up Siswa





Ketua Komisi V DPRD Sumsel, Fahlevi Maizano saat diwawancarai wartawan. (foto-anton/koransn)

Palembang, KoranSN

SMA Taruna Indonesia Palembang diketahui tak melakukan cek kesehatan secara menyeluruh atau general check up ke calon siswa sebagai syarat masuk sekolah, padahal sekolah tersebut dari awal punya kekhususan untuk mereka yang ingin masuk TNI/Polri.

Hal ini terungkap dalam rapat dengar pendapat yang digelar oleh Komisi V DPRD Sumsel, menghadirkan perwakilan SMA Taruna Indonesia Palembang dan juga Tim Investigasi dan Evaluasi dari Dinas Pendidikan Sumsel, Senin (22/7/2019).

Ketua Komisi V DPRD Sumsel Fahlevi Maizano menyayangkan hal tersebut. Menurutnya, sebagai sekolah yang sudah mengkhususkan ke TNI/Polri, seharusnya pihak SMA Taruna melakukan general check up kepada calon siswa sebelum diterima.

“Mereka mengatakan kalau sekolah ini dari awal punya kekhususan untuk mereka yang ingin masuk TNI Polri, kalau begitu seharusnya mereka melakukan cek kesehatan paripurna (general chek up), tapi itu tidak mereka lakukan, mereka hanya test fisik dengan test kesehatan luar seperti postur, berapa kali sit up, push up dan lari, seharusnya dilakukan pemeriksaan secara paripurna, entah itu darah, jantung, harusnya itu, ini tidak mereka lakukan, tapi kami belum bicara ini kelalaian, inilah yang harus dievaluasi oleh dinas pndidikan,” ungkapnya.

Baca Juga :   Meski Audit Belum Keluar Penyidikan Dugaan Korupsi Masjid Sriwijaya Terus Berjalan

Fahlevi mengatakan, pihaknya mendorong dinas pendidikan Sumsel untuk melakukan investigasi dan evaluasi dengan baik dan melaporkan hasil tersebut secara terbuka.

“Kita ingin masyarakat tahu apa permasalahan yang terjadi. Investigasi dan evaluasi ini juga kan bersifat menyeluruh, artinya akan diperiksa akreditasi sekolah itu, programnya berjalan dengan baik atau tidak. Kalau memang program yang berjalan menyalahi aturan, tentu harus ada tindakan yang harus dilakukan oleh Diknas,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Taruna Indonesia Palembang, Tarmidzi Indrianto ditemui usai rapat dengar pendapat tidak banyak berkomentar. Ia mengaku, pihaknya selalu melakukan pengawasan terhadap semua kegiatan siswa di sekolah, termasuk juga pengawasan pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

“Pengawasan tetap kita lakukan seperti bagaimana biasanya, semua kegiatan selama MPLS pun sudah dilakukan oleh ahlinya sesuai bidang masing-masing. Dalam pantauan kita hal yang dilakukan sudah baik awalnya. Dari tahun 2005 kita sudah dibantu oleh siswa dalam MPLS siswa baru yang sifatnya membantu kegiatan tersebut,” terangnya.

Baca Juga :   Dugaan Korupsi Hibah Sumsel Terus Diusut, 10 Saksi Diperiksa Kejagung di Kejati Sumsel

Ia mengakui, tes kesehatan di SMA Taruna Indonesia Palembang hanya bersifat general dengan melihat postur tubuh siswa dan kesehatan luar.

“Sifat tes kesehatan kita tidak langsung secara mendalam, artinya kita hanya melihat postur siswa dengan dibantu orang-orang yang ahli di bidang itu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sekolah Menengah Atas (Kabid SMA) Dinas Pendidikan Sumsel, Bonny Syafriyan mengatakan, tim investigasi dan tim evaluasi sudah mulai bekerja dan akan melaporkan hasil investigasi paling lambat hari Kamis (25/7/2019) nanti.

“Kebetulan hari ini kita dipanggil Komisi V DPRD Sumsel bersama dengan Kepsek SMA Taruna Indonesia. Kita jelaskan sudah sejauh mana yang sudah kita lakukan, saat ini belum kita selesaikan investigasi kita. Nanti, setelah semuanya selesai akan kami laporkan ke Bapak Kadis dan langsung laporan ke Bapak Gubernur. Mudah-mudahan hari Kamis nanti sudah ada laporan finalnya,” pungkas Bonny. (awj)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Dugaan Korupsi Pupuk PT Pusri Terus Diusut Kejati

Palembang, KoranSN Kejati Sumsel hingga kini masih terus mengusut dugaan kasus korupsi ekspor pupuk non …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.