Soal Total Loss Kerugian Negara, Kejati Tegaskan Akuntan Independen Boleh Audit Perkara Masjid Sriwijaya





JPU Kejati Sumsel Roy Riadi SH MH saat diwawancarai. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel, Roy Riadi SH MH menjelaskan soal audit kerugian negara total loss yang dilakukan oleh akuntan independen dari Universitas Tadulako dalam dugaan kasus korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya Palembang.

Hal itu diungkapkannya, terkait keterangan ahli yang dihadirkan dari terdakwa Eddy Cs di Pengadilan Tipikor Palembang yang menyebut jika yang berwenang melakukan audit kerugian negara adalah BPK, BPKP dan Inspektorat.

Baca Juga :   OKUT dan OKUS Diterjang Banjir Bandang

Ditegaskan Roy Riadi, dalam menghitung audit kerugian negara selain BPK, BPKP dan Inspektorat penyidik boleh meminta kepada akuntan independen, sepanjang akuntan independen tersebut memiliki sertifikasi keahlian.

“Hal itu cocok dengan keterangan Pasal 120 KUHAP yang menyebutkan jika penyidik dapat meminta keterangan ahli sesuai dengan keahliannya. Bahkan praktik di persidangan selama ini ahli dari akutan independen sudah banyak diterima dalam putusan pengadilan. Jadi bukan persoalan lagi akuntan independen dari Universitas Tadulako melakukan audit kerugian negara dalam perkara dugaan korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya ini,” tegasnya, kemarin. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Buruh di Sumsel Masih Sengsara!

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Dugaan Korupsi Pupuk PT Pusri Terus Diusut Kejati

Palembang, KoranSN Kejati Sumsel hingga kini masih terus mengusut dugaan kasus korupsi ekspor pupuk non …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.