Soal Wawako, DPRD Palembang Masih Tunggu Juknis





Sri Wahyuni
                      Sri Wahyuni

Palembang, SN

DPRD Kota Palembang masih menunggu petunjuk tekhnis (Juknis) dari Kemendagri terkait pelaksanaan pemilihan Wakil Walikota (Wawako) Palembang. Nantinya, dengan juknis tersebut, bisa saja pemilihan Wawako bersandarkan dengan Peraturan Pemerintah (PP) atau hanya cukup dengan tata tertib (Tatib) dewan.

“PP memang dalam waktu dekat akan keluar, sambil menunggu DPRD Palembang membuat tatib dulu. Dimana PP harus diadopsi sesuai uu nomor 8/2015, kalau menurut konsultasi Mendagri bisa menggunakan tata tertib dewan, dimana itu juga salah satu produk hukum,” kata Wakil Ketua DPRD Palembang, Sri Wahyuni, kemarin.

Dikatakan Ketua DPC Partai Gerindra Palembang ini, meski Gerindra bukan partai pengusung, namun suara Gerindra cukup signifikan untuk menentukan calon Wawako kedepan.

Ia mengaku, saat ini, Gerindra belum menentukan sikap, terkait siapa yang akan diusung. Partai dengan ketua umum Prabowo Subianto ini masih menunggu keluarnya nama calon-calon Wawako dari partai pengusung.

“Kita ada 5 kursi di DPRD Palembang. Sekarang kita masih menunggu rujukan nama yang diajukan partai pengusung ke DPRD, setelah nama-namanya ada, maka akan dibicarakan lebih lanjut. Kalau komunikasi pribadi memang kita lakukan, tetapi secara resmi belum,” akunya.

Sri mengungkapkan, secara signifikan, pihaknya tidak memiliki kriteria khusus bagi calon Wawako, namun yang terpenting harus sejalan dengan Walikota Palembang saat ini, Harnojoyo, agar roda pemerintahan bisa berjalan.

Baca Juga :   Herman Deru Raih Penghargaan Gubernur Pendukung Gerakan Tanipreneur

“Kita insya Allah tidak akan lakukan politik uang, karena sudah banyak tersangka apalagi ini hanya Wawako dan tinggal berapa tahun lagi. Jadi dilihat visi-misi dan kerjasama dengan wako kedepan, kalau ada politik uang jelas akan berantakan,” ulasnya.

Sri mengingatkan, kedepan, sejumlah Pekerjaan Rumah (PR) Wako bersama Wawako, masih banyak. Diantaranya, pembenahan pasar tradisional, kemacetan, angka kriminalitas yang masih tinggi, dan sampah.

“Paling tidak pemimpin Palembang kedepan, bisa melanjutkan apa yang sudah dirintis oleh pak Eddy Santana (mantan Walikota Palembang),” harapnya. (awj)







Publisher : Anton Wijaya

Lihat Juga

Jambore Satlinmas 2024 Ditutup, Kecamatan Penawaran Banjarnegara Riah Juara

Banjarnegara, KoranSN Jambore Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Kabupaten Banjarnegara Tahun 2024 yang digelar di Komplek …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!