Solihin Rekrut Remaja 15 Tahun Jadi ‘Pengantin’ Teror Untuk Serang Polres OKU









Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri saat berada di kediaman ‘AK’ alias Yazid di Ogan Ilir beberapa waktu lalu. (Foto-Herman/Dok/Koransn)

Palembang, KoranSN

Walapun Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkaranain Adinegara tidak menyebutkan semua identitas 12 terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Anti Teror Mabes Polri. Namun Kapolda mengungkapan dua nama yang memiliki peran penting terkait rencana aksi teror yang akan dilakukan di Sumsel.

Dikatakan Kapolda kedua nama tersebut yakni, Solihin (38), warga Desa Lubai Persada Kecamatan Lubai Muara Enim dan ‘JS’ remaja 15 tahun yang tercatat sebagai warga Tangsi Kabupaten Muara Enim. Dimana untuk Solihin memiliki peran sebagai perekrut calon teroris yang akan dilatih, sedangkan ‘JS’ berperan sebagai ‘pengantin’ (orang yang digunakan teroris sebagi pelaku teror atau bom bunuh diri).

“Mereka ini akan menyerang Polres OKU menggunakan panah dari bambu, yang diujung anak panah nya ada bahan peledak. Nah, Solihin ini telah menjadikan ‘JS’ sebagai ‘pengantin’ untuk rencana aksi teror itu. Hal itu terungkap dari hasil pemeriksaan kepada Solihin dan ‘JS’ yang dilakukan oleh penyidik Densus 88 Anti Teror. Bahkan saat dilakukan penangkapan di Muara Enim, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti panah yang akan digunakan dalam aksi teror tersebut,” ungkap Kapolda, Rabu (13/12/2017).

Baca Juga :   Perkara Dugaan Korupsi Pasar Cinde Mangkrak Terus Diusut Kejati Sumsel, Kedepannya Para Saksi Tetap Akan Diperiksa

Menurut Kapolda, terduga teroris Solihin yang kini telah dijadikan sebagai tersangka ini, memiliki pondok di kawasan Muara Enim yang digunakan untuk tempat melatih para pengikut yang telah direkrut.

“Tersangka dan pengikutnya yang telah ditangkap merupakan jaringan Jamaah Anshorut Khilafah (JAK). Di Muara Enim, tersangka Solihin ini membangun pondok untuk berkumpul serta melatih para pengikutnya. Dari penyergapan di lokasi yang telah dilakukan Densus 88 Anti Teror, petugas tidak menemukan senjata api. Tapi anggota mendapati sejumlah panah yang diujung anak panah nya ada bahan peledak,” terangnya.

Masih dikatakan Kapolda, dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan juga diketahui, jika rencana aksi teror di Polres OKU berhasil maka tersangka Solihin berencana akan mencari 10 orang untuk direkurt lalu diberikan pelatihan.

Disinggung berapa jumlah seluruh pengikut Solihin selain warga yang telah ditangkap Densus 88 Anti Teror di Sumsel? Kapolda mengutarakan, jika dirinya tidak bisa berkomentar terkait hal tersebut karena saat ini masih dilakukan pengembangan.

“Sampai kini Densus masih melakukan pengembangan. Jadi untuk kemungkinan jumlah terduga teroris yang ditangkap di Sumsel, bisa saja nati akan bertambah,” tandas Kapolda.

Baca Juga :   12 Warga Sumsel PDP Diisolasi di RSMH, 189 Orang Dipantau

Berdasarkan informasi yang dihimpun Suara Nusantara, Solihin ditangkap saat berada di pondoknya yang berlokasi di kawasan Muara Enim, Minggu (10/12/2017). Selain mengamankan Solihin petugas juga mengamankan pengikut lainnya diantaranya; ‘SU’ alias Abu Jakfar (30), yang ditangkap di kawasan Pasar 2 RT 4 RW 4 Muara Enim dan memiliki rumah di Jalan Lapangan Kerikil Kampung Suka Damai Lorong Perdamaian RT 73 RW 14 Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Sukarami, Palembang. Kemudian ‘SL’ (23) dan ‘BD’ (55) yang keduanya warga Desa Lubai Persada Kecamatan Lubai Muara Enim.

Lalu, ‘AM’ (40) warga Desa Suban Jeriji, ‘JS’ (15) warga Tangsi Kabupaten Muara Enim, ‘JA’ (35), warga Desa Tanjung Durian Kecamatan Buay Pemacak, ‘IR’ (43), warga Muara Dua OKUS dan ‘ZK’ (36), warga Desa Markisa Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten OKU.

Selain itu Densus 88 Anti Teror juga mengamankan ‘AK’ (29), warga Gang Seroja Dusun 5 Desa Pulau Semambu Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir (OI), ‘AH’ alias Imron (45), warga Jalan Keramat Raya perumahan Graha Elok Persada Kelurahan Talang Keramat Banyuasin dan ‘SG’ alias Abu Paris (30), warga Betung Banyuasin. (ded)











Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Polres OKU Patroli di Objek Wisata Goa Putri

Ogan Komering Ulu, KoranSN Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu (OKU) melakukan patroli di objek wisata …

error: Content is protected !!