Sopir Angkot Aniaya Polisi di Monpera Keok Dihantam Timah Panas

Tersangka Dedek Apriansyah saat diamankan di Polresta Palembang. (Foto-Deni/Koransn)

Palembang, KoranSN

Sopir angkot jurusan Pakjo yang melakukan penganiayaan terhadap anggota polisi berdinas di OKU Selatan di Monpera Masjid Agung beberapa waktu lalu, Senin (23/10) keok tersungkur usai dihantam timah panas petugas.

Tersangka terpaksa diberi tindakan tegas oleh aparat Sat Reskrim Unit Pidum yang melakukan penangkapan, lantaran mencoba melawan saat hendak diamankan.

Dedek Apriansyah (27), ayah anak satu yang tinggal di Tangga Buntung, Jalan Kadir TKR Kelurahan 36 Ilir ini dibekuk di kediaman mertuanya di kawasan Plaju.

Pengakuan tersangka Dedek Apriansyah jika aksi pemukulan dilakukannya bukan karena ia menganggap polisi tersebut seorang driver taksi online yang telah menyerobot penumpangnya, melainkan karena mobil sang polisi diakui tersangka diduga sudah bersenggolan dengan angkotnya.

“Mobil polisi itu hendak menabrak angkot saya saat saya menyeberang dari arah Masjid Agung menuju Monpera. Saat bersenggolan itu, saya suruh polisi itu turun dari mobilnya. Saya tantang dia karena saya tak senang angkot saya sudah disenggolnya,” katanya dengan kaki terbalut perban akibat diterjang timah panas.

Baca Juga :   Lapar Tak Miliki Uang, Pedagang Jam Kelilinng Nekat Mencuri

Saat perkelahian, lanjut tersangka, ia dibantu satu rekannya sesama sopir angkot mengeroyok korban.

“Teman saya yang DPO ini langsung memukuli korban dengan batangan besi yang setiap harinya ada di dalam angkot. Setelah menganiaya korban, kami berdua langsung kabur,” akunya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara membenarkan adanya penangkapan tersangka tersebut.

“Tersangka saat ini masih dalam pemeriksaan petugas guna proses pengembangan untuk memburu satu pelaku lagi, yang saat ini masih buron,” tutupnya. (den)



Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Polda Metro Jaya Jadwalkan Kembali Pemanggilan Terhadap Firli Bahuri

Jakarta, KoranSN Polda Metro Jaya menjadwalkan kembali pemanggilan terhadap mantan Ketua Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi …

error: Content is protected !!