Spesialis Copet Tikam Tangan Pelajar

copet
Tersangka Mualimin.FOTO-DENI/KORANSN.

Palembang,KoranSN
Mualimin (39), spesialis copet dalam bus kota, Senin (7/11/2016) nekat menusuk tangan korbannya dengan sebilah senjata tajam (sajam) jenis pisau lipat. Hal itu terjadi saay aksi copetnya diketahui korbannya M Namus Akbar (16), pelajar disalah satu SMA swasta di Kota Palembang.

Atas ulahnya kini tersangka yang tercatat sebagai warga Jalan Angkatan 66 Lorong Harapan I RT 22 RW 11 Kelurahan Talang Aman Kecamatan Kemuning diringkus jajaran Sat Reskrim Polsek Kemuning.

Kapolsek Kemuning, AKP Hikmat Solihin mengatakan, aksi copet yang dilakukan tersangka Mualimin terjadi di Jalan Basuki Rahmat Kelurahan 20 Ilir D II Kecamatan Kemuning saat korban berada di dalam bus kota jurusan Prumnas-Plaju. Saat itu, korban yang hendak pulang ke rumah seusai pulang sekolah didekati tersangka dari samping tempat duduk korban.

Baca Juga :   Kawanan Bobol Rumah Kepala Dusun di Musirawas Diringkus

“Lalu tersangka memasukan tangannya ke dalam kantong celana kiri depan korban untuk mengambil uang korban. Namun, aksi tersebut diketahui sehingga korban memberanikan diri untuk menangkap tangan tersangka yang berada di dalam kantong celananya,” katanya.

Setelah itu, lanjut Kapolsek, karena tangan ditangkap korban, tersangka nekat mengeluarkan pisau lipat dari dalam jaket dan langsung menusukannya ke tangan sebelah kiri korban hingga korban harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.

“Setelah tangannya ditusuk, korban langsung berteriak ‘copet-copet’ membuat tersangka kabur melarikan diri dari dalam bus kota,” ujanrnya. Menurutnya, saat menerima laporan korban yang tertuang dalam tanda bukti No: LP/151-B/XI/2016/Kemuning tersebut,
\pihaknya langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap tersangka dan membawa tersangka ke Polsek Kemuning.

Baca Juga :   Selingkuh dengan Suami Orang, Pelakor: Kami Sudah Lama Berhubungan

“Atas perbuatannya tersangka dijerat Pasal 365 Jo 53 KUHP tentang perkara tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang ancamannya 7 tahun kurungan penjara,” tandasnya.Sementara tersangka Mualimin hanya bisa tertunduk dan tak mau berkomentar sedikitpun terkait aksi copet yang sudah dilakukannya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Alwin

Avatar

Lihat Juga

Wali Kota Cimahi Diduga Terima Suap Rp 1,6 Miliar

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna (AJM) telah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.