Spesialis Curanmor Asal Muba Dibekuk Polsek Talang Ubi







tersangka Saparudin saat digiring ke penjara. (foto-anasrul/koransn.com)

PALI, KoranSN

Saparudin alias Din (38) warga Dusun II Desa Sungai Dua Kecamatan Sungai Keruh Kabupaten Muba, kemarin berhasil dibekuk aparat Sat Reskrim Polsek Talang Ubi di tempat persembunyiannya di Desa Talang Akar Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI.

Tersangka dibekuk setelah terbukti melakukan aksi curanmor terhadap sepeda motor jenis matik milik korban Dodi Dahmudi (36), warga Simpang Bandara RT 06 RW 03 Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi pada, Rabu silam (28/6/2017).

Kapolsek Talang Ubi, Kompol Victor Eduard Tondaes didampingi Kanit Reskrim, Iptu Rusli membenarkan adanya penangkapan tersangka curanmor tersebut.

“Tersangka diamankan, setelah kita menerima pengaduan korban Dodi yang mengaku jika sepeda motornya hilang digondol tersangka dan beberapa rekannya. Bermodal laporan itu, anggota langsung melakukan pengejaran hingga saat kita berhasil menangkapanya,” terangnya.

Dilanjutkannya, saat melancarkan aksinya, tersangka dan rekannya ‘NR’ yang saat ini berstatus DPO terpergok oleh warga. Dimana saat itu, warga melihat kawanan curanmor ini mondar mandir dengan gelagat yang mencurigakan di Desa Talang Akar,” katanya.

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor matik hasil curian, satu mesin CHENSAW, satu kunci Inggris, satu kunci L yang sudah di modifikasi menjadi kunci letter T, satu mata kunci T, satu kunci no 10, dua plat nomor polisi kendaran bermotor BG 2588 SQ dan BG 5490 LE serta dua buah tas.

“Setelah tersangka berhasil diamankan, kemudian dilakukan pengembangan dan penggeledahan di rumah tersangka. Dan benar saja, dari rumah tersangka di Desa Sungai Dua kecamatan Sungai Keruh, rumah milik ‘WT’ (DPO), kita mengamankan sejumlah barang bukti milik tersangka,” tambahnya.

Dalam modus operandinya, tersangka sebelum melakukan aksinya pelaku menumpang di kendaraan umum dan berhenti di rumah calon korban. Setelah dinyatakan aman, barulah ketiga tersangka melancarkannya aksinya. Ada yang bertindak sebagai eksekutor dengan menggunakan kunci leter T , ada yang mengawasi serta ada juga yang membantu mendorong.

Baca Juga :   Sadis! Satu Keluarga di Lahat Dibunuh, Mayat Dibuang di OKUT

“Tersangka kita kenakan pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. Untuk kedua pelaku lainnya masih dalam pengejaran polsek Talang Ubi,” tutupnya.

Sementara tersangka Saparudin mengaku bahwa sudah 10 kali melakukan tindak kejahatan tersebut antara lain lima kali di wilkum Talang Ubi dan lima kali di Kabupaten MUBA. Bahkan, dalam melancarkan aksinya tersangka hanya butuh waktu 10 detik dan paling lama 1 menit untuk membawa pulang motor hasil curiannya tersebut.

“Sudah 10 kali aku Pak!, samo kawan aku ‘WT’ dan ‘NR’. Motornyo kami jual Rp 1 juta sampai Rp 2 juta. Terus duitnyo kami bebagi, aku cuma dapat Rp 200 ribu,” ujar Din. (ans)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Gakkum KLHK dan Bakamla Gagalkan Penyelundupan Kayu Ilegal

Makassar, KoranSN Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wilayah Sulawesi bersinergi …

error: Content is protected !!