Spesialis Curanmor Ditangkap Usai Diunggah ke You Tube



Kombes Pol Daniel TM Silitonga ketika mengintrogasi tersangka Adrian alias Rian (baju tahanan). (Foto-Dedy/Koransn.com)
Kombes Pol Daniel TM Silitonga ketika mengintrogasi tersangka Adrian alias Rian (baju tahanan). (Foto-Dedy/Koransn.com)

Palembang, KoranSN
Adrian alias Rian (23), spesialis Pencurian Sepeda Motor (Curanmor) yang kerap beraksi di Kota Palembang, Selasa (20/9/2016) pukul 16.00 WIB ditangkap aparat kepolisian Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel usai aksinya yang terekam CCTV diunggah warga ke You Tube.

Tersangka yang tercatat sebagai warga Desa Srinanti Mariana Kabupaten Banyuasin ini dibekuk saat berada di kawasan Jalan Selatan, Desa Sungai Rebo Banyuasin.

Dalam gelar tersangka dan barang bukti, Rabu (21/9/2016) Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Daniel TM Silitonga didampingi Kasubdit III Jatanras AKBP Hans Ramatulah mengatakan, tersangka dibekuk setelah pihaknya melakukan penyelidikan berdasarkan video rekaman CCTV aksi tersangka di salah satu rumah makan di Jalan Kenari Kecamatan IT II Palembang, diunggah warga ke You Tube.

“Dengan diunggahnya video tersebut membuat orang-orang banyak komplain sehingga kita lakukan penyelidikan. Dikarenkan dalam video itu terlihat jelas wajah tersangka maka kita langsung melakukan pengejaran dan penangkapan. Usai ditangkap, diketahui sepanjang tahun 2016 ini tersangka telah beraksi sebanyak 10 kali di Kota Palembang,” katanya.

Baca Juga :   Pesta Sabu, Lurah Lorok Pakjo Palembang Ditangkap

Masih dikatakan Daniel, bahkan tersangka juga merupakan residivis kasus pencurian sepeda motor yang sebelumnya telah ditangkap oleh Polresta Palembang dan Polsek IT I.

“Jadi ditotalkan sudah lebih dari 10 kali tersangka ini melakukan pencurian sepeda motor. Belum lagi, aksi yang tidak diakui oleh tersangka. Dari itulah, kita masih terus melakukan pengembangan, apalagi rekan beraksi tersangka yang tak lain kakak tersangka sampai kini masih kita lakukan pengejaran,” tegasnya.

Sedangkan tersangka Adrian alias Rian mengungkapkan, dalam aksinya ia hanya membutuhkan waktu hitungan detik saat melancarkan aksi pencurian sepeda motor milik para korbannya.

“Setiap melakukan pencurian sepeda motor selalu saya lakukan dengan ‘MPI’ (DPO). Ketika beraksi, ‘MPI’ mengawasi situasi di sekitar sedangkan saya melakukan pencurian dengan mengunakan kunci Y yang dimodifikasi,” katanya.

Lebih jauh diungkapkannya, dirinya bisa melakukan pencurian setelah satu bulan belajar dengan ‘MPI’.

“Kalau tahun 2016 ini saja sudah 10 kali saya dan ‘MPI’ mencuri sepeda motor. Sebelum ini, saya juga pernah mencuri dua sepeda motor tapi ketika itu saya tertangkap polisi hingga akhirnya saya dipenjara di Rutan Pakjo Palembang. Kalau untuk sepeda motor hasil curian, semuanya saya jual ke ‘WR’ (DPO) warga Plaju dengan harga Rp 1.900 ribu hingga Rp 2.200 ribu. Untuk uang dari menjual sepeda motor tersebut saya bagi dua dengan ‘MPI’,” ujarnya.

Baca Juga :   KPK Limpahkan Berkas Perkara 5 Tersangka OTT Bupati Banyuasin , Sidang Perdana Minggu Depan

Sementara dalam video yang diunggah ke You Tube dengan judul ‘pencurian motor terekam cctv “PAPPAJACK PALEMBANG” berdurasi 31 detik. Tampak jelas dalam rekaman CCTV tersangka yang mengenakan kaos putih dan helm melakukan aksinya.

Awalnya tersangka mendekati sepeda motor jenis metic yang sedang terparkir, lalu tersangka duduk di atas jok sepeda motor sembari mengeluarkan kunci Y yang terselipkan di celana jeans pendek yang dikenakan tersangka.

Kemudian tersangka memasukan kunci Y tersebut ke lubang kunci di stang sepeda motor hingga hanya hitungan detik tersangka dengan cepat berhasil membawa kabur sepeda motor tersebut. (ded)

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Ikbal Curi Tabung Gas Tetangga Buat Beli Sabu

Palembang, KoranSN Muhammad Ikbal (21), pecandu narkoba jenis sabu yang tinggal di Jalan Kapten Robani …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.