Spesialis Curanmor Diterjang Timah Panas



Tampak tersangka saat diamankan petugas Sat Reskrim Polsek SU II . (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Edi Sofianto (24), spesialis pencuri sepeda motor (Curanmor) lintas kabupaten ini, tidak dapat berkutik setelah diamankan petugas Sat Reskrim Polsek SU II saat melakukan aksinya di rumah warga di Jalan Jaya 7 Lorong Lematang Kelurahan 16 Ulu Kecamatan SU II Palembang, Senin (30/7/2018).

Tak hanya bakal mendekam di penjara, pelaku kejahatan asal Desa Rupit Kabupaten Musi Rawas ini juga harus merasakan sakitnya timah panas petugas kepolisian yang menerjang kedua kakinya. Petugas melumpuhkannya lantaran Edi Sofianto nekat memberikan perlawanan saat upaya penangkapan dilakukan.

Ditemui di Polsek SU II, tersangka Edi mengaku jika dirinya sengaja datang ke Palembang untuk mencari mangsa dalam melakukan aksi Curanmor. Ia ditangkap oleh polisi berpakaian preman yang tengah melakukan patroli sedang mencuri sepeda motor milik seorang warga yang tinggal di lokasi kejadian.

Baca Juga :   Natalan di Palembang, Pasutri Asal Bandung Dirampok di Dalam Angkot

Dijelaskannya, ketika beraksi ia ditemani rekannya ‘SG ‘(DPO) yang saat penangkapan berhasil kabur dan kini berstatus sebagai buruan polisi alias buron.

“Sumpah Pak! Baru satu kali inilah saya melakukan aksi Curanmor ini,” ujar tersangka.

“Bersama tersangka, kita turut mengamankan barang bukti kejahatan berupa dua unit sepeda motor hasil curian tersangka,” jelas Kapolsek SU II, Kompol Okto Iwan Setiawan melalui Kanit Reskrim Iptu Novel.

Diterangkan Novel, petugasnya terpaksa memberikan tindakan tegas karena tersangka nekat memberikan perlawanan saat akan ditangkap.

“Aksi yang dilakukan tersangka ini memang sudah direncanakannya dari kampung halamannya,” ujar Novel.

Masih dikatakan Novel, modus yang dilakukan tersangka ini dengan cara mencari tahu terlebih dahulu sepeda motor yang akan dicuri, setelah dirasa aman tersangka langsung melakukan aksinya.

Baca Juga :   Anggota DPR Dorong Pembentukan Panja Untuk Usut Skandal Impor Emas

“Peran tersangka ini sebagai joki, sementara rekan tersangka yang masih buron sebagai pemetiknya. Saat ini tersangka sudah mendekam di sel Mapolsek SU II Palembang. Atas ulahnya, tersangka kita jerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman diatas lima tahun pidana,” tegasnya. (den)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kejati Tegaskan Segera Berkas Alex Mudai Dilimpahkan ke Pengadilan

Palembang, KoranSN Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Mohd Radyan SH MH, Minggu (16/1/2022) …