Spesialis Curanmor Tewas Overdosis Sabu

Kasubdit Jatanras Polda Sumsel, AKBP Yoga Baskara saat menginterogasi tersangka Ismail. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Heriyadi (50), sepesialis pencuri sepeda motor (Curanmor) yang sudah melancarkan 7 kali aksi pencurian, tewas overdosis narkoba jenis sabu. Tersangka yang tercatat sebagai warga Jalan Kapten A Rivai Kelurahan Lorok Pakjo IB I Palembang ini menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit usai tertangkap pihak kepolisian Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel.

Hal tersebut diungkapkan Kasubdit Jatanras Polda Sumsel, AKBP Yoga Baskara saat menggelar ungkap kasus di Mapolda Sumsel.

Diungkapkan Yoga, sedangkan untuk rekan tersangka Heriyadi yakni tersangka Ismail (32), warga Jalan

Faqih Usman 2 Ulu Kecamatan SU I Palembang kini telah diamankan di Mapolda Sumsel guna dilakukan proses hukum lebih lanjut.

“Heriyadi dan Ismail ini kami tangkap usai melakukan aksi pencurian sepeda motor di Lorong Famili 7 Ulu pada 22 Oktober 2018 pukul 20.00 WIB lalu. Dimana dalam aksinya, tersangka Ismail berperan menunggu di atas sepeda motor yang mereka gunakan dalam melancarkan aksi pencurian tersebut. Sedangkan tersangka Heriyadi mencuri sepeda motor milik korban yang sedang di parkiran di lokasi kejadian. Namun aksi kedua tersangka ini terlihat oleh korban dan warga sekitar, sehingga mereka diteriaki maling,” ungkapnya, Minggu (28/10/2018).

Menurut Yoga, pihak kepolisian yang saat kejadian ada di sekitaran lokasi dan mendengar teriakan warga langsung melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap kedua tersangka.

Baca Juga :   Kejagung Limpahkan Barang Bukti Dugaan Korupsi Hibah Sumsel

“Ketika itu tersangka Heriyadi dan Ismail lari berpencar hingga yang ditangkap lebih dulu yakni tersangka Ismail. Dalam penangkapan tersebut anggota terpaksa memberikan tindakan tegas dengan melumpuhkan tersangka Ismail, hal ini dilakukan karena saat ditangkap Ismail melakukan perlawanan, bahkan tersangka hendak menikam anggota kepolisian dengan kunci T, namun dengan kesigapan anggota akhirnya Ismail berhasil dibekuk,” ungkapnya.

Masih dikatakan Yoga, setelah pihaknya meringkus tersangka Ismail di lokasi terpisah juga ditangkap tersangka Heriyadi. Usai ditangkap keduanya langsung dibawa ke Mapolda Sumsel.

“Usai ditangkap dan dilakukan pemeriksaan ternyata tersangka Heriyadi dan Ismail mengunakan narkoba jenis sabu sebelum melancarkan aksi pencurian. Akibatnya tersangka Heriyadi overdosis saat diamankan di dalam penjara Mapolda Sumsel, anggota yang mengetahui hal tersebut langsung melarikan Heriyadi ke rumah sakit dan akhirnya tersangka meninggal dunia,” terangnya.

Lebih jauh dikatakan Yoga, dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan yang dilakukan pihaknya diketahui jika tersangka Heriyadi dan Ismail ini telah melancarkan aksi pencurian sepeda motor sebanyak 7 kali di Kota Palembang.

“Mayoritas sepeda motor yang dicuri jenis matic. Semua motor yang dicuri dijualkan tersangka Heriyadi ke kawasan Ogan Ilir dengan harga Rp 3 juta hingga Rp 5 juta setiap satu sepeda motornya. Untuk barang bukti sepeda motor hasil curian yang telah dijualkan oleh tersangka kini masih dalam penyelidikan,” tandasnya.

Baca Juga :   Wak Sapar, Eksekutor Penembak Toke Kopi Pagaralam Ditangkap

Sementara tersangka Ismail mengatakan, dirinya tertangkap pihak kepolisian setelah aksinya bersama tersangka Heriyadi di Lorong Famili kawasan 7 Ulu Palembang kepergok oleh korban dan warga sekitar.

“Karena diteriaki maling hingga saya dan Heriyadi berpisah saat berlari, saat hendak kabur tersebut tiba-tiba di depan saya ada petugas kepolisian berpakaian preman. Awalnya, saya tidak tahu kalau orang itu polisi makanya saat itu saya hendak menikamnya dengan kunci T,” katanya.

Tersangka Ismail saat diamankan pihak kepolisian di Mapolda Sumsel.

Masih dikatakan tersangka, sebelum melakukan aksi pencurian tersebut awalnya ia dan Heriyadi berkeliling Kota Palembang mencari sepeda motor yang akan dicurinya.

“Sebelum berangkat kami menggunakan sabu dulu. Dari itulah teman saya Heriyadi tewas overdosis usai tertangkap polisi. Sudah 7 kali ini kami mencuri sepeda motor, untuk setiap motor yang dicuri dijualkan oleh Heriyadi ke kawasan Ogan Ilir. Dari menjual sepeda motor tersebut saya dapat bagian uang Rp Rp 300 hingga Rp 500, dan semua uang tersebut saya habiskan untuk membeli sabu,” tutupnya. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Tahan Dirut PT PAL Budiman Saleh

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero), Budiman Saleh …