Suami di PALI Bacok Istri dan Anak Tiri







Tersangka Irwan saat diamankan pihak kepolisian. (foto-istimewa)

PALI, KoranSN

Irawan (38), warga Simpang Raja RT 20 RW 05 Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, Rabu pagi (29/8/2018) pukul 06.30 WIB nekat membacok istrinya Kanil (39) dan anak tirinyanya ‘DS’ menggunakan senjata tajam jenis parang. Kejadian ini terjadi saat istrinya hendak mengantar anaknya ke sekolah.

Informasi yang dihimpun Suara Nusantara, kejadian ini terjadi di kediaman rumah kontrakan mereka, di wilayah Simpang Raja. Dimana awalnya korban Kanik mengeluarkan sepeda motor dan hendak mengantarkan anaknya ke Sekolah. Namun Irawan langsung marah dan melarang istrinya tersebut mengantarkan anak tirinya.

Sempat terjadi cekcok mulut antara keduanya, sehingga Irawan naik pitam dan masuk ke dalam rumah lalu mengambil senjata tajam jenis parang. Setelah itu Irawan mengayunkan parang ke tubuh istrinya. Bukan hanya itu, ‘DA’ yang menyaksikan langsung ibunya dibacok, spontan mencoba melerai keduanya. Namun sayang, sang anak tiri tersebut malah terkena bacokan juga oleh sang ayah.

“Melihat kejadian tersebut tetangga korban langsung membawa korban dan anaknya ke RSUD Talang Ubi dan melaporkan ke Polsek Talang Ubi. Berdasarkan laporan tersebut Tim Elang Polsek Talang Ubi dipimpin Katim Aipda Hairil Rozi langsung ke TKP,” jelas Pelaksana Harian (Lakhar) Kapolsek Talang ubi, Iptu Roni Hermawan didampingi Katim Elang, Aipda Hairil Rozi, Rabu (29/8/2018).

Kapolsek juga menjelaskan, dari kejadian tersebut kedua korban mengalami luka bacok di bagian tubuh dan sedang mendapatkan perawatan di RSUD Talang ubi. Bahkan kejadian ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian dengan surat bukti laporan: LP/B/188/VIII/2018/SUMSEL/RES M ENIM/SEK TL UBI, tanggal 29 Agustus 2018.

“Istri tersangka mengalami lima luka bacok, tiga luka di bagian kepala, satu luka di bagian dahi dan satu luka di bagian tangan sebelah kanan. Sedangkan anak tiri pelaku mengalami satu luka bacok di bagian tangan sebelah kiri, karena saat itu akan memisahkan keduanya. Korban saat ini masih dirawat di RSUD. Sedangkan pelaku dan barang bukti sudah kita amankan di Mapolsek Talang ubi,” ungkap Kapolsek.

Baca Juga :   Ican, Tersangka Pemerkosa Sekaligus Pembunuh Bocah SD Divonis Mati

Lebih jauh Kapolsek menjelaskan, dalam kasus ini tersangka dijerat pasal berlapis yaitu Undang-Undang No. 23 tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

“Ancaman pasal berlapis Undang-Undang KDRT dan Penganiayaan dengan ancaman kurungan 20 tahun penjara,” pungkas Kapolsek.

Sementara tersangka Irawan mengaku dirinya khilaf telah membacok kedua korban.

“Saya khilaf Pak! Setelah saya melakukan pembacokan itu, saya melapor Pak RW, dan langsung menyerahkan diri kepihak kepolisian,” akunya. (ans)

 







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Menko Polhukam Pastikan Kompolnas Turun Langsung Awasi Kasus Vina

Jakarta, KoranSN Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) RI, Hadi Tjahjanto memastikan …

error: Content is protected !!