Sub Penyalur Ujung Tombak Penerapan BBM 1 Harga

Penyerahan plakat oleh anggota Komisi VII DPR RI, Nazarudin Kiemas. (foto-soimah/koransn.com)

Palembang, koranSN

Sub penyalur menjadi ujung tombak dari penerapan BBM 1 harga untuk wilayah yang tidak tercover SPBU. Dengan adanya sub penyalur yang legal distribusi BBM akan merata di seluruh Indonesia. Hal tersebut dikatakan Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Ir H Ahmad Rizal, M.H, FCBArb saat Workshop bertajuk “Sosialisasi Implementasi Sub Penyalur Dalam Rangka Percepatan Penerapan BBM 1 Harga Secara Nasional” di OPI Indah Hotel Palembang, Rabu (12/12/2018).

Dijelaskannya, sub penyalur merupakan perwakilan dari anggota masyarakat yang melakukan kegiatan penyaluran BBM dengan sistem “titip beli” dengan mendapatkan penggantian Ongkos Angkut yang wajar yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah dan diangkat pula oleh Pemerintah Daerah. Untuk itu pengawasan kegiatannya dilakukan oleh Pemerintah Daerah setempat.

Dengan kehadiran lembaga Sub Penyalur diharapkannya, permasalahan ketersediaan BBM dapat terselesaikan khususnya bagi Jenis BBM Tertentu dan Jenis BBM Khusus Penugasan di wilayah yang belum terdapat Penyalur, wilayah Terpencil ataupun wilayah Kepulauan Terpencil dan dapat menertibkan Pengecer/Kios BBM yang saat ini sangat menguasai rantai distribusi BBM dari SPBU kepada masyarakat sehingga pada akhirnya mengakibatkan harga yang tinggi.

Baca Juga :   Yamaha Mio S Sasar Wanita Muda

BPH Migas dikatakannya, sebagai lembaga yang ditunjuk pemerintah dalam melakukan monitoring dan pengawasan terhadap kegiatan hilir minyak dan gas bumi dan bertanggungjawab terhadap distribusi BBM secara nasional. Dalam rangka menjamin ketersediaan BBM dan distribusi secara merata dan akses BBM yang mampu menyentuh masyarakat terutama di daerah yang sulit terjangkau khususnya di daerah perairan yang ada di Sumsel.

“BPH Migas berupaya mendukung percepatan Sub Penyalur di daerah-daerah yang tidak terjangkau SPBU Pertamina,”ujarnya.

Sementara itu Anggota Komisi VII DPR RI, Ir. Nazarudin Kiemas, MM mengungkapkan, industri migas memiliki peran penting dalam mendukung energi nasional sehingga harus dikelola secara profesional dan transparan. Dengan adanya sub penyalur yang sedang dibangun mampu memberikan dampak positif dan kemudahan bagi masyarakat Indonesia untuk mendapatkan BBM.

Baca Juga :   The Exceleton Sajikan Menu Jepang untuk Pasangan

“Khususnya bagi masyarakat di daerah perairan yang sulit dijangkau darat. Sebab selain mampu memberikan kontribusi terhadap perekonomian masyarakat juga menjamin ketersediaan energi,”ujarnya.

Ia menyakini Sub Penyalur mampu membantu pemerintah mewujudkan program membangun Indonesia dari daerah pinggiran. Daerah yang lebih banyak disasar oleh program Sub Penyalur ini, lebih banyak di daerah pinggiran dan perbatasan, daerah dengan kategori terpencil, terdepan dan terluar (3T). (ima)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Proyek Tol Palembang-Tanjung Api-Api Akan Dikeluarkan dari PSN

Jakarta, KoranSN Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan ruas tol Palembang-Tanjung Api-Api akan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.