Sumsel Aman Jadi Tempat Persembunyian Teroris









Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, saat di wawancara. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Tertangkapnya 12 terduga teroris oleh Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri di sejumlah daerah di Sumsel menandakan jika Sumsel saat ini aman menjadi tempat persembunyian para teroris. Hal tersebut dibenarkan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Kamis (14/12/2017) di Mapolda Sumsel.

Menurut Kapolda, bahkan dari penangkapan para terduga teroris, petugas dari Tim Densus 88 Anti Teror juga menemukan kamp latihan di Desa Lubai Persada Kecamatan Lubai Muara Enim yang dibuat oleh tersangka Solihin yang tak lain buronan teroris yang selama ini dicari oleh Tim Densus 88 Anti Teror.

“Sumsel tempat persembunyian teroris, saya rasa memang begitu. Sebab tersangka Solihin yang merupakan ketua kelompok para terduga teroris yang telah ditangkap ini merupakan buronan. Dari hasil pemeriksaan, Solihin memilih Sumsel karena menilai disini aman untuk bersembunyi dan aman untuk mengembangkan tempat pelatihan bagi para ‘pengantin’ (orang yang digunakan teroris sebagai pelaku teror atau bom bunuh diri). Dari itulah Solihin mendirikan pendok dan kamp yang lokasinya 12 KM dari jalan raya. Selain itu, Solihin juga telah membeli tanah di lokasi untuk memperluas kamp latihan tersebut,” papar Kapolda.

Dijelaskan Kapolda, dari 12 terduga teroris yang telah ditangkap saat ini 9 diantaranya sudah dijadikan tersangka, sementara 3 orang lainnya masih menjalani pemeriksaan di Mako Brimob Polda Sumsel guna dilakukan pengembangan.

“Sampai saat ini sudah ada 9 tersangka yang telah ditetapkan. Dari jumlah tersebut, 3 tersangka sudah dibawa ke Mabes Polri Jakarta, Rabu malam (13/12/2017), dan hari ini (kemarin) atau Minggu nanti lima tersangka lainnya juga akan diberangkatkan ke Mabes Polri. Jadi ada 8 orang tersangka yang diberangkatkan, sedangkan untuk yang belum diberangkatkan masih dilakukan pemeriksaan guna pengembangan,” papar Kapolda.

Baca Juga :   Polri Siapkan Tujuh Cara Untuk Cegah Kepadatan Arus Balik Lebaran 2022

Diungkapkan Kapolda, dalam pengembangan yang kini masih dilakukan Tim Densus 88 Anti Teror, tidak menutup kemungkinan kedepannya akan ada terduga teroris lainnya yang kembali ditangkap di Sumsel.

“Hal ini dikarenakan saat Densus 88 Anti Teror Mabes Polri melakukan penangkapan terduga teroris di sejumlah daerah di Sumsel. Ada beberapa orang terduga yang berhasil melarikan diri. Untuk itulah hingga kini Densus 88 Anti Teror Mabes Polri masih melakukan pengembangan di Sumsel,” ungkap Kapolda.











Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Satgas Operasi Ketupat Pantau Aktivitas Masyarakat di Tempat Wisata

Palu, KoranSN Satuan Tugas (Satgas) Operasi Ketupat Tinombala Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) memantau aktivitas masyarakat …

error: Content is protected !!