Sungai Kumuh Penuh Sampah Samping Camat SU I Akhirnya Dibersihkan

Tampak petugas kebersihan dari Dinas PU PR Kota Palembang saat sedang membersihkan sungai hitam pekat penuh bermacam jenis sampah di samping Kantor Camat SU I Palembang. Hampir 4 jam petugas berkubang dengan lumpur membersihkan sungai, Rabu (24/10/2018). (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Sungai mengering disamping Kantor Camat SU I yang sebelumya berbulan-bulan terlihat kumuh penuh dengan bermacam jenis sampah akhirnya, Kamis kemarin (24/10/2018) dibersihkan petugas Dinas Perkerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang.

Pantauan dilokasi, puluhan petugas Dinas PUPR terjun langsung berkubang lumpur membersihkan sampah-sampah di sungai mengering tersebut.

Salah satu petugas yang membersihkan sungai, Ikhsan menjelaskan, hampir empat jam ia bersama rekan-rekannya berkubang ke lumpur membersihkan lokasi. Banyak hambatan yang ia temui saat melakukan pembersihan.

“Salah satu hambatan yakni medan sungainya Pak!. Karena dilokasi sekitarnya tidak bisa masuk motor bak sampah sehingga kami kesulitan melakukan pembersihan. Kami harus mengunjal sampah-sampah di sungai dari bawah lalu dibawa ke atas dan baru di diangkut ke mobil bak sampah. Jika lokasi sekitar bisa dilalui motor bak sampah pekerjaan kami pasti lebih efektif,” jelasnya saat Suara Nusantara membincanginya dilokasi.

Baca Juga :   Tarif Parkir Tidak Sesuai, Lapor ke Hotline Dishub

Sementara ketika Suara Nusantara menghubungi Kepala Dinas PUPR Kota Palembang, Bastari guna mempertanyakan permasalahan kebersihan sungai di Palembang yang bersangkutan mengaku sedang berada diluar kota tidak sedang berada di Palembang.

“Kakak lagi diluar kota dek,” ucap Bastari saat dihubungi Suara Nusantara.

Dihari sebelumnya, kumuhnya sungai yang berada tepat disamping Kantor Camat SU I tersebut sempat menjadi sorotan Suara Nusantara lantaran kondisi sungai hitam pekat bercampur sampah tersebut berbanding terbalik dengan program Walikota Palembang yang ingin mewujudkan sungai di Palembang sebagai venesia dari timur.

Tak hanya itu, kondisi sungai itu juga menjadi keluhan warga sekitar karena selain tak sedap dipandang mata, kotornya sungai juga bisa menjadi sumber penyakit bagi masyarakat. Sebelum dibersihkan, sangat terlihat ratusan jenis sampah bercampur hitamnya air sungai yang sedang surut di sungai tersebut.

Baca Juga :   Sriwijaya FC Melaju ke Semi Final Piala Presiden

Bahkan warga sekitar yakni Dedi (26), menyayangkan adanya keberadaan sampah berserakan yang bercampur hitam pekatnya air di sore hari saat sungai sedang surut.

“Kami selaku warga sangat berharap peranan pemerintah baik dari kecamatan maupun kelurahan bergotong royong bersama warga untuk melakukan pembersihan sungai ini. Kondisi sampah yang berserakan ini sudah lama berlangsung, setiap sungai surut pasti banyak sampah disini,” katanya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

15 Ribu Pelanggan Masuk Daftar Tunggu PDAM

Palembang, KoranSN Guna memenuhi kebutuhan pelayanan air bersih yang masih belum tercukupi, Perusahaan Air Minum …