Sungai Lematang Meluap, Rumah Idrus Ambruk

Tampak rumah Idrus yang ambruk.
Tampak rumah Idrus yang ambruk.

PALI, SN

Meluapnya air Sungai Lematang yang merobohkan bangunan rumah di Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI beberapa waktu yang lalu rupanya bukan hanya menimpa keluarga Usman, kejadian serupa juga menimpa rumah Idrus (45) warga Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Pantauan SN, bangunan rumah panggung milik Idrus yang persis berada di pinggiran sungai Lematang amblas karena tiang penyangganya roboh.

Kejadian robohnya rumah Idrus terjadi Minggu (3/1) lalu sekitar jam 17:00 WIB, saat itu semua penghuni rumah berjumlah 4 orang sedang berada di dalam rumah dan sedang menunaikan shalat Ashar.

“Kami belum selesai shalat Ashar, tapi tiba-tiba rumah kami miring dan televisi yang ada di tengah rumah jatuh, tidak pikir panjang langsung kami keluar rumah, tidak lama kemudian rumah kami ambruk,” beber Idrus ketika dibincangi SN, Kamis (7/1).

Baca Juga :   Pipa Pertamina di PALI Meledak, Belasan Warga Keracunan

Ia mengaku sudah mendapat bantuan dari Dinsos PALI melalui Tagana berupa sembako dan selimut, bantuan evakuasi dari BPBD PALI, dan bantuan dari anggota DPRD Kabupaten PALI dari Partai PPP Aka Cholik Darlin. Namun, Idrus mengharapkan Pemkab PALI juga bisa membantu material bangunan.

“Selain makanan, kami juga butuh material bangunan untuk membangun kembali rumah ini,” pinta bapak dua orang anak ini.

Sementara itu, Rusman Firman Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI yang langsung ke lokasi tempat ambruknya rumah warga di pinggiran Sungai Lematang mengungkapkan pihaknya langsung meluncur kelapangan begitu mendengar ada bencana.

Baca Juga :   Petani PALI Dibekali Pelatihan Penggunaan Alsintan Modern

“Kami selalu siap siaga 24 jam dengan menyiapkan petugas dan perahu karet untuk antisipasi bencana yang selalu timbul kala musim hujan, dan begitu ada laporan kami langsung meluncur,” terangnya.

Ditambahkannya, BPBD hanya bertugas mengevakuasi korban, masalah yang menangani bantuan dikembalikan ke Dinas Sosial.

“Tugas kita menyelamatkan manusianya, atau mengevakuasi korban, untuk bantuan logistik itu menjadi tanggungjawab Dinsos,” ungkapnya. (ans)

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Heri Amalindo Sembuh dari Corona

PALI, KoranSN Setelah dinyatakan negatif dari Covid-19 oleh Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang melalui …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.