Tabrakan di Sungai Musi Serang Speedboat Rahendri Putra Jadi Tersangka





Direktur Polair Polda Sumsel, Kombes Pol Imam Thobroni. (foto-dedy/dok/koransn)

Palembang, KoranSN

Direktur Polair Polda Sumsel, Kombes Pol Imam Thobrani, Kamis (31/5/2018) mengatakan, jika pihaknya saat ini telah menetapkan tersangka kepada serang Speedboat 200 PK Merek Rahendri Putra berinisial ‘RH’.

Diungkapkannya, penetapan tersangka tersebut dilakukan setelah pihaknya melakukan gelar perkara terkait kecelakaan antara Speedboat 200 PK Merek Rahendri Putra dengan Speedboat 40 PK Merek Lima Saudara yang terjadi di Sungai Musi.

“Serang Speedboat 200 PK Merek Rahendri Putra berinisial ‘RH’ sudah ditetapkan sebagai tersangka. Penyidik menemukan dua unsur pidana, sehingga menyebabkan adanya korban jiwa dari kecelakaan tersebut,” katanya.

Dijelaskan, adapun unsur pidana tersebut yakni; Speedboat 200 PK Merek Rahendri Putra yang diserangi oleh ‘RH’ yang saat kejadian memuat 28 penumpang, minim kelengkapan keselamatan. Sebab di dalam speedboat tersebut pihaknya hanya menemukan dua life jacket atau jaket pelampung.

“Padahal, penumpang di speedboat tersebut banyak. Kemudian unsur pidana yang kedua yakni, tersangka lalai dalam mengemudikan speedboat hingga terjadi kecelakaan. Hal ini diketahui dari olah TKP yang kami lakukan, dimana saat kejadian speedboat tersebut yang menabrak dari belakang Speedboat 40 PK Merek Lima Saudara yang bermuatan 6 penumpang,” katanya.

Selain itu lanjutnya, tersangka juga membawa penumpang melebihi kapasitas. Dimana awalnya dari Jalur Banyuasin jumlah penumpang sekitar 30 penumpang. Sesampai di Palembang, sebagian penumpang sudah diturunkan hingga saat kejadian penumpang didalam speedboat tersebut berjumlah 28 orang.

Baca Juga :   Terlibat Jual Beli Narkoba, Oknum Polisi Bripka 'WB' di Pecat

“Dari itulah ‘RH’ kami tetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 359 KUHP dengan ancaman pidana 5 tahun penjara,” tegasnya.

Lebih jauh dikatakannya, sementara untuk serang Speedboat 40 PK Merek Lima Saudara berinisial ‘DM’ masih dijadikan sebagai saksi dalam kasus kecalakaan ini.

“Jadi untuk serang speedboat 40 PK Merek Lima Saudara kita jadikan saksi. Tapi kami masih terus melakukan penyelidikan untuk mendalami kasus kecelakaan tersebut,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan di perairan antara speedboat 200 PK Merk Rahendri Putra yang bermuatan 28 penumpang dengan speedboat 40 PK Merk Lima Putra yang bermuatan 6 orang terjadi, Rabu (30/5/2018) pukul 09.00 WIB di Sungai Musi tepat di dekat Jembatan Ampera Palembang.

Akibat kecelakaan itu, dua penumpang Speedboat Rahendri Putra tewas, dan dua penumpang lainnya dinyatakan hilang. Sementara para penumpang Speedboat Lima Putra semuanya berhasil selamat.

Dari data pihak kepolisian, dua korban yang tewas yakni; pasangan suami isteri Sumali (48) dan Sukatmi (47), warga Desa Rejo Sari Jalur 14 SP 11 Kecamatan Muara Sugihan Banyuasin. Sementara dua korban yang dinyatakan hilang yakni, pasangan suami isteri, H Abdul Hamid (48) dan Hj Zubaidah (42) warga Desa Marga Rukun SP 5 Kecamatan Muara Sugian Banyuasin.

Baca Juga :   KPK Tetapkan Tersangka Baru Dalam Kasus Mantan Bupati Tulungagung

Direktur Polair Polda Sumsel, Kombes Pol Imam Thobrani mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi bermula saat Speedboat Rahendri Putra sekitar pukul 06.00 WIB berangkat dari Jalur 14 Muara Sujian Banyuasin menuju Palembang dengan muatan 28 penumpang. Kemudian sekitar pukul 09.00 WIB speedboat tersebut tiba di dermaga 16 Ilir Palembang, lalu menurunkan sebagian penumpang. Setelah itu, speedboat kembali berlayar ke Dermaga 10 Ulu untuk mengantarkan penumpang lainnya.

“Dari 10 Ulu kemudian Speedboat Rahendri Putra berlayar kembali untuk mengantarkan penumpang di kawasan dermaga BKB dengan melewati bawah Jembatan Ampera. Taklama kemudian datang Speedboat Lima Putra yang membawa 6 penumpang dari arah yang sama dan hendak mendahuli Speedboat Rahendri Putra yang saat itu berada di depan. Ketika hendak mendahuli tersebutlah, dari arah samping kedua speedboat ini bertabrakan hingga membuat Speedboat Rahendri Putra dan Speedboat Lima Putra terbalik,” katanya.

Masih dikatakannya, atas kecelakaan tersebut dua orang penumpang Speedboat Rahendri Putra meninggal dunia dan dua orang lagi dinyatakan hilang. Sedangkan untuk semua penumpang dari Speedboat Lima Putra selamat.

“Dengan adanya kecelakaan tersebut, kami sudah mengamankan serang dari Speedboat Rahendri Putra dan Speedboat Lima Putra beserta kernet masih-masing speedboat di Mako Ditpolair Polda Sumsel untuk dilakukan pemeriksaan. Saat ini penyidik masih melakukan penyelidikan terkait kecelakaan kedua speedboat tersebut,” tegasnya. (ded)







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Puluhan Kios dan Ratusan Los Pasar Karang Kobar Banjarnegara Terbakar

Banjarnegara, KoranSN Bencana kebakaran terjadi di salah satu pasar terbesar di wilayah Kecamatan Karang Kobar,m …

error: Content is protected !!