Tabrakan motor, Tiga Pelajar Tewas saat Hendak Mandi di Sungai

Tampak suasana kejadian Lakalantas. (foto-anasrul/koransn.com)

PALI, KoranSN

Kecelakaan Lalulintas di jalan antara Desa Gunung Menang-Air Itam Kecamatan Penukal Kabupaten PALI menelan korban jiwa. Tiga pelajar yang masih duduk di bangku kelas 1 SMP tewas usai mengalami Lakalantas.

Lakalantas yang terjadi, Rabu sore (22/11/2017) sekitar pukul 17.30 WIB tersebut dialami dua sepeda motor yang terlibat adu kambing.

Data yang berhasil dihimpun, kejadian bermula saat sepeda motor yang dikendarai korban Nando (14), warga Desa Gunung Menang tengah berboncengan bersama satu temannya hendak mandi ke tepian Sungai Penukal.

Ketika mendekati tempat pemandian, tiba-tiba dari arah berlawanan muncul sepeda motor yang dikendarai Burun (13), yang juga sedang berboncengan dengan tiga rekannya sesama pelajar.

Sepeda motor yang dikemudikan Burun ini baru saja pulang mandi di sungai yang hendak dituju Nando. Namun karena kecepatan kedua kendaraan cukup tinggi, tabrakan pun tak dapat dihindari, hingga mengakibatkan satu orang tewas di tempat dan dua lainnya meninggal saat dibawa ke rumah sakit, sementara dua lainnya lagi saat ini masih kritis.

Baca Juga :   KPK Amankan Uang-Dokumen Hasil Geledah Kasus Dinas PUPR Kota Banjar

Ketiga korban yang meninggal tersebut adalah, Nando, Adha dan Burun. Ketiganya warga desa yang sama dan masih tercatat pelajar SMP.

“Mereka ada yang hendak mandi dan ada yang akan pulang sehabis mandi di tepian sungai. Karena jalan itu mulus, mungkin anak-anak mengendarai sepeda motornya tanpa kendali,” terang Kari (30), seorang warga setempat yang sekaligus sebagai saksi mata kejadian, Kamis (23/11/2017).

Ditambahkan juga Kepala Desa Gunung Menang, Sumantri bahwa kejadian itu sempat menggemparkan warga lainnya. “Sebelumnya tidak pernah ada kejadian tabrakan yang menimbulkan banyak korban, dan kejadian itu menggegerkan warga di desa ini. Korban semuanya warga kami, yang meninggal dunia sudah dikebumikan, satu masih kritis di rumah sakit, dan satunya lagi barusan sudah pulang ke rumahnya,” ungkap Kades.

Baca Juga :   Lagi, Tersangka Bajing Loncat Diringkus Polisi

Atas kejadian itu, Sumantri menghimbau warganya agar mengawasi anak-anaknya dalam berkendaraan.

“Sekarang ini desa kami sudah mulus jalannya, dan warga yang memiliki anak baru menginjak remaja agar lebih intensif lagi mengawasi anak-anaknya dalam mengendarai sepeda motor untuk menghindari kejadian serupa. Sebab, biasanya anak remaja ini lebih mementingkan kesenangan dari pada keselamatan berkendara,” himbaunya.

Sementara itu, Kapolsek Penukal Abab AKP Acep YS membenarkan kejadian tersebut.

“Korban semuanya lima orang, tiga meninggal dan dua lainnya luka-luka. Korban dan kendaraannya saat kejadian langsung dievakuasi,” tukasnya. (ans)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Mesin Giling PG Djatiroto

Lumajang, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan mesin giling di Pabrik …