Tahun Ini 215 JCH Lahat Diberangkatkan ke Tanah Suci

H M Gandhil SY. (foto-ist)

Lahat, KoranSN

Tahun 2017 ini dipastikan ada sebanyak 215 orang JCH (Jamaah Calon Haji) asal Lahat yang akan diberangkatkan ke tanah suci Mekkah untuk menunaikan ibadah haji. Kantor Kementrian Agama (Kanmenag) Kabupaten Lahat memastikan tidak ada penambahan kuota meskipun ada JCH yang melakukan pelunasan biaya haji, mengingat kuota telah ditutup pada bulan Maret 2017 lalu.

Kasi Penyelenggara Ibadah Haji dan Umroh, H M Gandhil SY dijumpai kemarin mengatakan, para JCH yang berangkat tahun ini adalah para JCH yang melakukan registrasi terakhir pada bulan Maret 2017. Sehingga jumlahnya mencapai 215 orang, sedangkan yang melakukan registrasi pada bulan April 2017 akan diberangkatkan pada tahun 2018 mendatang.

“Para JCH yang berangkat dari berbagai usia mulai dari 32 tahun sampai 73 tahun yang tertua. Sebelum diberangkatkan tentu akan diberi pelatihan atau Karantina diPalembang dan sebelumnya para JCH akan diberi pembekalan dilingkungan Kantor Kanmenag Lahat agar setibanya di tanah suci para JCH tidak kebingungan,” ujarnya.

Baca Juga :   Sosialisasi Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia

Dijelaskannya, untuk para JCH yang berangkat sudah mendaftar sejak lama, sehingga namanya masuk nomor antrian pemberangkatkan, karenanya bagi masyarakat yang sudah mendaftar namun belum memiliki jadwal diharapkan dapat bersabar, karena hal ini membutuhkan proses.
Masih dikatakannya, kepada para JCH khususnya yang Risti (Usia Lanjut-red) akan dilakukan pengecekan kesehatan seperti tekanan darah, jantung dan lainnya, apakah masih memungkinkan untuk berangkat atau tidak.

“Alhamdulilah dari data yang ada, seluruh JCH tidak ada yang mengalami penyakit kronis yang menyebabkan tertundanya keberangkatan dan mudah – mudahan hal ini dapat bertahan hingga pada waktu pemberangkatan,” imbuhnya.

Baca Juga :   Kapolres Muara Enim: Kisruh Ganti Rugi Sudah Kondusif

Ditambah Gandhil lagi, untuk para jamaah umroh pihak Kanmenang hanya bersifat pengawasan dan pengelolaannya sepenuhnya dilakukan oleh pihak swasta. Begitu juga dengan besaran biaya umroh, tergantung pada agen penyedia layanan dan tidak ada campur tangan dari Kanmenag Lahat.

“Kanmenang hanya bersifat koordinasi khususnya dalam pembuatan paspor, karenanya masyarakat dapat mendatangi langsung untuk mengecek agen travel mana yang benar-benar terdaftar. Ini dilakukan guna menghindari aksi penipuan yang dilakukan oleh oknum tak bertanggungjawab,” pungkasnya. (rob)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Tuntaskan Pembangunan Jembatan Ogan IV yang Sempat Mangkrak

Baturaja, KoranSN Komitmen Gubernur Sumsel H Herman Deru untuk menyelesaikan sejumlah proyek fisik yang tak …